CNN: Upacara Pemakaman Pemimpin Iran Disebut Mengirim Pesan Menantang kepada Trump

CNN

Washington, Purna Warta – CNN menyatakan bahwa Iran, melalui penyelenggaraan upacara pemakaman besar-besaran bagi Ayatullah Ali Khamenei yang disebut sebagai pemimpin mendiang negara tersebut, mengirimkan pesan yang bersifat menantang kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca juga: Terungkapnya Dugaan Kerugian Besar Israel di Haifa; Pertarungan Narasi Terus Berlanjut

Menurut laporan Kantor Berita  Al Mayadeen, jaringan televisi CNN dalam sebuah laporannya menyebut bahwa penyelenggaraan upacara pemakaman berskala besar tersebut merupakan pesan politik yang menantang bagi Trump.

Pengakuan media Amerika itu mengenai besarnya dampak penyelenggaraan upacara pemakaman tersebut disampaikan ketika, menurut data terbaru yang dipublikasikan, delegasi resmi, tokoh-tokoh, dan kelompok masyarakat dari sedikitnya 100 negara dijadwalkan menghadiri acara tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa selain delegasi dari berbagai negara, sejumlah negara tetangga juga akan mengirimkan delegasi tingkat tinggi untuk menghadiri upacara pemakaman tersebut.

Menurut Baghaei, sedikitnya delapan kepala pemerintahan, baik presiden maupun perdana menteri, serta 12 ketua parlemen, dijadwalkan hadir dalam acara tersebut.

Di sisi lain, dalam praktik hubungan internasional, kehadiran kepala negara, kepala pemerintahan, menteri luar negeri, maupun ketua parlemen dalam upacara pemakaman seorang pemimpin negara umumnya dipandang sebagai bentuk penghormatan diplomatik sekaligus kesempatan untuk melakukan komunikasi politik di sela-sela acara. Tingkat representasi suatu negara dalam acara semacam itu sering menjadi indikator penting mengenai hubungan bilateral dan posisi diplomatik negara tersebut.

Baca juga: New York Times Ungkap Dugaan Rencana Israel untuk Membunuh Dua Negosiator Senior Iran

Apabila benar dihadiri oleh delegasi dari sekitar 100 negara, sebagaimana diklaim dalam laporan, maka upacara tersebut akan menjadi salah satu pertemuan diplomatik multilateral terbesar yang diselenggarakan Iran dalam beberapa tahun terakhir. Namun, jumlah peserta dan tingkat keterwakilan masing-masing negara baru dapat dipastikan setelah daftar resmi peserta dipublikasikan oleh otoritas terkait atau dikonfirmasi melalui sumber-sumber independen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *