Para Pejabat Iran, Pemimpin Dunia, dan Delegasi Tingkat Tinggi Berikan Penghormatan kepada Pemimpin Syahid di Tehran

penghormatan pemimpin syahid

Tehran, Purna Warta – Para pejabat tinggi Iran, kepala negara, tokoh-tokoh asing, serta delegasi tingkat tinggi dari berbagai negara di dunia memberikan penghormatan kepada Pemimpin Revolusi Islam yang gugur sebagai syahid, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.

Dalam sebuah upacara yang khidmat dan bersejarah yang berlangsung di Musala Agung Tehran pada Jumat, para pemimpin dari tiga cabang pemerintahan Iran, bersama para presiden, ketua parlemen, utusan khusus, ulama, cendekiawan agama, dan para pemikir dari berbagai latar belakang serta berbagai negara di dunia, menyampaikan penghormatan terakhir kepada mendiang Ayatullah Khamenei.

Para pejabat Iran beserta keluarga mereka, perwakilan kelompok minoritas agama, keluarga para syuhada Front Perlawanan, serta para pemimpin suku Arab juga turut hadir dalam penghormatan tersebut.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf, Ketua Lembaga Kehakiman Gholam-Hossein Mohseni Eje’i, dan Ketua Dewan Kemaslahatan (Expediency Council) Ayatullah Sadeq Amoli Larijani termasuk di antara pejabat tinggi yang menghadiri upacara tersebut.

Kehadiran para tokoh dari berbagai negara menunjukkan besarnya pengaruh warisan Pemimpin Syahid itu, tidak hanya di Iran dan dunia Islam, tetapi juga di kalangan para pejuang kebebasan dan pendukung keadilan di seluruh dunia.

Di antara para pemimpin asing yang memberikan penghormatan kepada Ayatullah Khamenei adalah Ketua Dewan Rakyat Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedow, Presiden Irak Nizar Amedi, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif beserta Panglima Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir, serta Presiden Wilayah Kurdistan Irak Nechirvan Barzani.

Ketua parlemen dari Irak, Azerbaijan, Bangladesh, Uzbekistan, Belarus, dan Kirgizstan, menteri luar negeri Nikaragua, Republik Kongo, dan Burkina Faso, Presiden Senat Mesir, Sekretaris Jenderal Gerakan Perlawanan Jihad Islam Palestina, serta Ketua Parlemen Oman juga hadir untuk memberikan penghormatan kepada Pemimpin Syahid tersebut.

Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) Nurlan Yermekbayev, Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Ekonomi D-8, serta Wakil Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI/OIC) juga termasuk di antara pejabat tinggi internasional yang hadir.

Selain itu, hadir pula Wakil Ketua Dewan Politik gerakan perlawanan Lebanon Hezbollah, Wakil Presiden Turki Cevdet Yılmaz, Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Waleed El Khereiji, Ketua Dewan Kepemimpinan Hamas, Menteri Luar Negeri Kazakhstan, Menteri Pertahanan Lebanon Michel Mnassa, Ketua Senat Pakistan Syed Yousaf Raza Gilani, Menteri Pendidikan Tinggi Kuba Walter Baluja García, Menteri Urusan Kepresidenan Namibia Charles Mubita, Ketua Dewan Syura Qatar, Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional Cina He Wei, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev, Ketua Parlemen Sri Lanka, serta utusan khusus dari Serbia, Myanmar, Malaysia, dan Thailand.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan pada Jumat bahwa delegasi dari hampir 100 negara, bersama tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat sipil, akan menghadiri upacara penghormatan terakhir bagi Pemimpin Syahid tersebut.

“Kami menerima delegasi tingkat tinggi dari negara-negara tetangga. Sedikitnya delapan kepala pemerintahan, baik presiden maupun perdana menteri, serta ketua parlemen dari 12 negara akan hadir,” kata Baghaei. “Banyak negara lainnya akan diwakili oleh menteri luar negeri, menteri lainnya, atau utusan khusus.”

Ia menambahkan bahwa kelompok masyarakat serta tokoh-tokoh terkemuka dari sekitar 100 negara juga akan ikut serta dalam upacara tersebut.

Baghaei mengatakan bahwa delegasi resmi, tokoh masyarakat, dan anggota parlemen dari negara-negara Eropa Timur juga akan menghadiri prosesi penghormatan. Namun, ia menegaskan bahwa negara-negara Eropa yang secara resmi mendukung agresi militer Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran tidak diundang menghadiri upacara tersebut.

Upacara penghormatan ini menjadi salah satu pertemuan internasional terbesar yang pernah diselenggarakan di Iran sejak gugurnya Sang Pemimpin sebagai syahid. Kehadiran para tamu mencerminkan besarnya rasa hormat dan kekaguman yang dimiliki berbagai kalangan politik, agama, dan budaya terhadap dirinya.

Menurut para pejabat Iran, prosesi pemakaman yang berlangsung selama beberapa hari itu diperkirakan akan dihadiri antara 15 hingga 20 juta pelayat.

Rangkaian upacara akan berlanjut pada Sabtu dan Minggu dengan jenazah disemayamkan di Musala Agung Tehran, sebelum diarak melalui jalan-jalan ibu kota pada Senin.

Prosesi selanjutnya akan dilaksanakan di kota suci Qom, kemudian dilanjutkan dengan upacara penghormatan di Baghdad, Karbala, dan Najaf di Irak, sebelum akhirnya dimakamkan di Mashhad pada 9 Juli.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *