Analis Arab: Tehran Memiliki Banyak Kartu Kemenangan untuk Mengejutkan Washington

Rab Anlis

Baghdad, Purna Warta – Seorang analis politik asal Irak menyatakan bahwa Iran memiliki berbagai “kartu kemenangan” yang dapat digunakan untuk mengejutkan Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Menurutnya, langkah-langkah Washington terhadap Teheran bertujuan mewujudkan agenda geopolitik tertentu di kawasan Timur Tengah.

Dilansir  dari IRNA, analis politik Irak, Atheer al-Shar’a, mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah menjalankan kebijakan terhadap Iran yang, menurutnya, pernah ditolak oleh mantan Presiden Barack Obama selama masa pemerintahannya. Ia menilai kebijakan tersebut merupakan bagian dari proyek yang sebelumnya tidak mendapat persetujuan dari Obama.

Al-Shar’a juga berpendapat bahwa pemerintahan Trump sedang menjalankan agenda yang disebutnya sebagai bagian dari proyek “Timur Tengah Baru” (New Middle East), yang menurutnya bertujuan memenuhi kepentingan Israel di kawasan. Ia menilai serangan terhadap Iran dan penargetan wilayah negara tersebut dimaksudkan untuk menciptakan ketidakstabilan regional.

Menurut analis tersebut, upaya memberikan tekanan kepada Iran tidak akan mudah mencapai tujuannya karena Tehran masih memiliki berbagai instrumen politik, militer, dan strategis yang dapat digunakan sebagai respons terhadap tekanan Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa Iran memiliki banyak “kartu” yang berpotensi memberikan kejutan bagi Washington dalam perkembangan konflik yang sedang berlangsung.

Lebih lanjut, Al-Shar’a menilai Presiden Trump juga berupaya memperoleh waktu dan dukungan dari sejumlah negara di kawasan dengan harapan dapat melibatkan mereka dalam operasi militer maupun tekanan yang diarahkan terhadap Republik Islam Iran. Menurutnya, pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi Washington untuk memperluas dukungan regional terhadap kebijakannya.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Atheer al-Shar’a dan mencerminkan analisis politiknya mengenai kebijakan Amerika Serikat terhadap Iran. Hingga kini, pemerintah Amerika Serikat menyatakan bahwa kebijakannya terhadap Iran bertujuan melindungi kepentingan keamanan nasional dan sekutunya di kawasan, sementara Iran menegaskan akan mempertahankan kedaulatan negaranya dan merespons setiap bentuk ancaman sesuai kepentingan nasionalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *