Jakarta, Purna Warta – Wakil Menteri Koperasi dan UKM (Wamenkop), Ferry Juliantono, menghadiri Haflah Akhirussanah ke-75 Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini di Pasuruan, Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Wamenkop RI menekankan pentingnya kolaborasi antara koperasi pondok pesantren (ponpes) dengan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.
Baca juga: Gubernur Pramono Anung: IPM Jakarta Meningkat, Tantangan Kota Tetap Perlu Diatasi
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Miftahul Ulum Al-Yasini, Jainudin, serta Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini, Abdul Mujib Imron. Dalam sambutannya, Ferry mengapresiasi peran aktif Ponpes Al-Yasini yang sekaligus meresmikan Bank Sampah sebagai bagian dari pemberdayaan lingkungan dan ekonomi pesantren.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Kementerian Koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menyerahkan bantuan alat untuk mendukung kegiatan Bank Sampah yang dikelola oleh Ponpes Al-Yasini.
Wamenkop juga menyampaikan bahwa para santri ponpes diharapkan siap untuk mengambil peran sebagai pengelola koperasi dan menjadi manajer-manajer di Kopdes/Kel Merah Putih, terutama yang berada di wilayah Pasuruan.
Baca juga: KAI Tegaskan Larangan Aktivitas di Jalur Kereta, Sanksi Penjara hingga Denda Rp15 Juta
“Ponpes Al-Yasini bisa menjadi kakak asuh bagi Kopdes/Kel Merah Putih untuk bisa mengelola koperasi secara baik nantinya,” kata Ferry, Minggu (22/6/2025).
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif Usaha Koperasi Ambar Pertiwiningrum, Anggota DPR RI Fraksi PKB Jazilul Fawaid, Ketua Kopontren Al-Yasini Samsul Arifin, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa, serta Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana.


