Jakarta, Purna Warta – Presiden Prabowo Subianto telah mengajak Brasil untuk memperkuat kerja sama pertahanan dengan Indonesia, mendorong agar hubungan ini tidak hanya seputar jual beli, tetapi juga melibatkan produksi bersama dan transfer teknologi.
Baca juga: PPATK Temukan 500 Ribu Penerima Bansos Terlibat Judi Online, Transaksi Capai Rp 1 Triliun
Menurut Prabowo, beberapa produk pertahanan dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) Brasil sudah digunakan di Indonesia. Ia menyampaikan tawaran ini saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil Lula da Silva di Brasilia pada Rabu, 9 Juli waktu setempat.
“Kami ingin mengimplementasikan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Brasil. Angkatan bersenjata kami telah menggunakan banyak produk dan alutsista Anda, dan saya rasa kami ingin melanjutkan kerja sama ini melalui produksi bersama dan transfer teknologi bersama,” papar Prabowo dalam keterangan pers bersama secara virtual, Kamis (10/7/2025).
Selain itu, Prabowo juga menawarkan peningkatan pelatihan personel militer bersama dan kolaborasi teknologi dalam pengembangan sistem rudal dan kapal selam. “Kami juga ingin meningkatkan pelatihan personel militer bersama dan kolaborasi teknologi di bidang sistem rudal dan kapal selam,” beber Prabowo.
Baca juga: Gibran Ditugaskan Selesaikan Infrastruktur Papua: Jalan Trans Papua dan DOB Jadi Prioritas Utama
Tak hanya di sektor pertahanan, Prabowo juga menyambut baik diskusi mengenai pertukaran pengalaman dan teknologi di sektor peternakan, pengembangan pertanian, dan industri pangan. “Kami menjajaki kerja sama lebih lanjut dan penelitian bersama di bidang teknologi. Ketahanan dan kemandirian pangan sangat penting bagi Indonesia,” tegas Prabowo.


