Jakarta, Purna Warta – PT Pertamina (Persero) mendorong perempuan untuk terus berkontribusi di industri energi. Hal tersebut disampaikan Komisaris Independen Pertamina Raden Adjeng Sondaryani dalam talkshow bertema “Women in STEM: Breaking Barriers and Building Inclusive Futures for Women and Girls” pada gelaran Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten.
Perempuan yang akrab disapa Inge itu menilai, peluang perempuan untuk berkarier di bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM) kini semakin terbuka.
Dalam diskusi tersebut, ia menyampaikan bahwa Pertamina terus mendorong keterlibatan perempuan agar dapat berkontribusi lebih besar di industri energi, termasuk di posisi strategis perusahaan. Menurut Inge, kini perempuan di Pertamina sudah banyak yang menempati posisi manajerial, mulai dari vice president hingga direktur.
“Pertamina mempunyai komitmen untuk terus meningkatkan jumlah (pekerja) perempuan agar bisa lebih berkontribusi di bidang energi, tidak hanya di level pekerja, tetapi juga di level manajerial,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (22/5/2026).
Inge mengatakan bahwa tantangan perempuan di bidang teknik kini berbeda dibandingkan masa lalu. Jika dulu perempuan kerap dipandang sebelah mata di dunia teknik, kini kemampuan perempuan sudah semakin diakui. Ia menekankan, keberhasilan seseorang di industri energi tidak ditentukan gender, melainkan kompetensi dan profesionalisme dalam bekerja.
“Saya tidak percaya gender menjadi masalah. Selama kita punya kompetensi, mau belajar, punya kemampuan dan attitude yang baik, perempuan bisa memberikan kontribusi nyata di industri ini,” tegas Inge.


