Jakarta, Purna Warta – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur, mengecam keras rencana Israel untuk menguasai seluruh wilayah Jalur Gaza. Gus Fahrur menyebut langkah tersebut sebagai “rencana jahat” yang akan merusak upaya perdamaian di kawasan.
Baca juga: LPS Minta Masyarakat Tak Khawatir Bank Bangkrut, Tabungan Dijamin Aman
“Rencana jahat itu jelas akan merusak semua upaya regional dan internasional yang bertujuan untuk mencapai perdamaian yang adil dan menyeluruh bagi rakyat Palestina,” kata Gus Fahrur.
Ia menegaskan bahwa PBNU menolak sikap Israel yang berniat menguasai Jalur Gaza karena tindakan itu melanggar hukum internasional.
“Kita jelas menolak dan itu tidak boleh dilakukan karena melanggar hukum internasional. Penerapan rencana semacam itu oleh Israel hanya akan menimbulkan eskalasi dan destabilisasi lebih lanjut di Palestina,” jelas Gus Fahrur.
Baca juga: BWI Dorong Revisi UU Wakaf untuk Dukung Visi Indonesia Emas 2045
PBNU mendesak komunitas internasional untuk bersatu menolak rencana Israel tersebut. Menurut Gus Fahrur, Dewan Keamanan PBB harus berani mengambil peran aktif dalam mencegah Israel menguasai Gaza.
“Kita menyerukan komunitas internasional, Dewan Keamanan PBB, organisasi HAM dan semua masyarakat dunia untuk menolak tegas dan mengambil sikap serius menghentikan kekejian Israel dan memberikan perlindungan internasional bagi rakyat Palestina serta mengizinkan akses masuk tanpa syarat bagi bantuan kemanusiaan,” ujarnya.


