Jakarta, Purna Warta – Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Imam Sugianto, memastikan situasi nasional telah kembali kondusif setelah beberapa waktu lalu terjadi kericuhan di sejumlah wilayah. Ia menyebut kondisi keamanan berada di bawah pengelolaan penuh TNI dan Polri.
Baca juga: Menperin Beri Lampu Hijau Penjualan iPhone 17 di Indonesia
“Insyaallah kondusif semua sudah dalam pengelolaan TNI-Polri,” kata Imam kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Imam mengajak seluruh pihak untuk bersatu dan mempercayakan penanganan masalah kepada aparat. Ia menyebut pihak-pihak yang diduga sebagai provokator dalam demonstrasi sudah ditangani oleh kepolisian. “Kita bersatu. Kita lihat saja kemarin yang ditangkap Polda Metro kita ikuti di Polda Metro,” sebutnya.
Senada dengan Imam, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, sebelumnya juga telah memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kondusif. Hal ini disampaikannya menanggapi peristiwa kericuhan yang sempat terjadi di Jakarta dan beberapa daerah.
“Situasi saat ini kondusif. Di daerah Jakarta kemarin dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya melakukan patroli skala besar,” kata Trunoyudo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/9).
Trunoyudo menjelaskan bahwa Polri selalu mengedepankan upaya preventif, yang didukung oleh kegiatan preemtif, untuk menjaga kamtibmas di seluruh wilayah, baik pusat maupun daerah. Tujuannya adalah untuk memastikan kehidupan sosial masyarakat berjalan normal.
Baca juga: Anggaran RAPBN 2026 Sesuai Manfaat Per Kapita di Setiap Pulau
“Kemudian kita bisa lihat saat ini dan merasakan tentunya, langkah-langkah dari preemtif, tadi preventif dan tentunya ada penegakan hukum, ini juga dalam rangka mewujudkan suatu rasa aman dan nyaman yang menjaga kehidupan sosial masyarakat maupun berbangsa dan negara secara nasional ini terus dilakukan. Artinya, saat ini kondusif,” ungkap dia. “Yang kembali bekerja saat ini sudah kembali bekerja, tentu semua sudah bisa merasakan,” lanjut Trunoyudo.


