Purna Warta – Pengunduran diri Tulsi Gabbard dilaporkan terkait penolakannya terhadap dimulainya kembali perang melawan Iran.
Mantan Direktur Intelijen Nasional AS, Tulsi Gabbard, kemungkinan mengundurkan diri bukan karena kanker yang diderita suaminya, melainkan akibat perbedaan pandangan dengan rencana Donald Trump untuk kembali melancarkan perang terhadap Iran, menurut pembawa acara TYT, Cenk Uygur.
💬 “Dia melakukan hal yang benar di sini — itu memberinya banyak kredibilitas,” ujarnya.
Uygur juga menyinggung pengunduran diri Joe Kent, mantan direktur Pusat Kontraterorisme Nasional AS dan bawahan dekat Gabbard, yang dilaporkan mundur setelah serangan AS-Israel terhadap Iran pada Februari 2026.


