Sana’a, Purna Warta – Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman mengatakan bahwa unit rudal negara tersebut telah menembakkan dua rudal balistik ke sasaran-sasaran Israel di wilayah Palestina yang diduduki.
Brigjen Yahya Saree mengumumkan pelaksanaan operasi rudal ganda presisi yang menargetkan lokasi-lokasi sensitif di wilayah Jaffa (Tel Aviv) yang diduduki, jaringan TV Al-Masirah Yaman melaporkan pada hari Rabu.
Jubir Yaman itu mengatakan operasi tersebut melibatkan dua rudal balistik, Palestina-2 dan Zolfiqar, yang berhasil mengenai sasaran-sasaran utama, menyebabkan kepanikan di antara para pemukim Israel dan mengganggu operasi di Bandara Ben Gurion.
Serangan rudal tersebut digambarkan sebagai respons terhadap kejahatan Israel di Gaza dan pembalasan awal atas agresi Israel baru-baru ini terhadap Yaman, merujuk pada pembunuhan Perdana Menteri Ahmad Ghaleb al-Rahwi dan beberapa rekan kabinetnya oleh rezim tersebut.
Serangan rudal tersebut terjadi sehari setelah tentara Yaman mengumumkan empat operasi menggunakan pesawat tanpa awak (drone) terhadap target-target Israel di wilayah pendudukan.
Selama beberapa bulan terakhir, Yaman telah meluncurkan rudal dan pesawat tanpa awak (drone) ke berbagai posisi di wilayah pendudukan Israel, termasuk Tel Aviv dan Pelabuhan Eilat, sebagai respons atas genosida dan pembersihan etnis yang terus dilakukan rezim terhadap warga Palestina di Gaza.
Operasi anti-Israel terus berlanjut bahkan setelah rezim melancarkan serangan di tanah Yaman. Negara Arab tersebut telah berulang kali menyatakan bahwa operasinya akan terus berlanjut hingga pertumpahan darah warga Palestina berhenti dan pengepungan Gaza dicabut.


