Sirene Peringatan Berbunyi di Israel Selatan

Sirine1

Al-Quds, Purna Warta – Militer Israel pada Minggu dini hari (14/6) mengumumkan bahwa sirene peringatan telah diaktifkan di kawasan Ghajar di wilayah Galilea Atas menyusul kekhawatiran akan infiltrasi sebuah pesawat nirawak (drone) yang dianggap bermusuhan.

Menurut laporan yang dikutip dari Al Jazeera, militer Israel juga mengumumkan aktivasi sirene peringatan di kawasan Eilat, di selatan Israel, karena adanya dugaan penyusupan sebuah drone ke wilayah tersebut.

Militer Israel selanjutnya menyatakan bahwa sebuah “sasaran udara mencurigakan” telah jatuh di salah satu wilayah Lebanon selatan tempat pasukan Israel sedang beroperasi.

Namun demikian, Komando Front Dalam Negeri Israel kemudian mengumumkan bahwa sirene yang berbunyi di Eilat ternyata dipicu oleh alarm palsu atau kesalahan peringatan.

Beberapa jam sebelumnya, militer Israel juga mengklaim telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal yang ditembakkan oleh Hezbollah ke arah pasukan Israel di Lebanon selatan.

Menurut klaim militer Israel, rudal tersebut ditujukan kepada pasukan Israel yang ditempatkan di Lebanon selatan, namun berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara sebelum mencapai sasarannya.

Sementara itu, Hezbollah dalam beberapa pernyataannya mengumumkan pelaksanaan serangkaian operasi yang disebutnya sebagai serangan presisi terhadap posisi, peralatan militer, dan unit udara militer Israel di kawasan perbatasan serta wilayah Lebanon bagian selatan.

Menurut pernyataan tersebut, para pejuang perlawanan menggunakan drone bunuh diri jenis Ababil untuk menyerang dua sasaran penting. Dalam serangan pertama, sebuah kendaraan militer Israel jenis Humvee di Bukit al-Hammams, selatan kota Khiam, menjadi sasaran serangan. Dalam operasi lainnya, sebuah pusat komando militer Israel di sekitar permukiman Yahmar al-Shaqif dilaporkan menjadi target serangan drone tersebut.

Selain itu, Hizbullah mengumumkan telah melancarkan rentetan serangan roket ke sebuah markas baru militer Israel di permukiman Maroun al-Ras. Konsentrasi kendaraan militer Israel di kawasan Jdeideh Marjeyoun juga dilaporkan menjadi sasaran serangan roket berat.

Dalam bidang pertahanan udara, Hezbollah menyatakan berhasil menghadapi sebuah drone canggih Israel jenis Hermes 450 di langit kawasan al-Tuffah dengan menggunakan rudal darat-ke-udara. Menurut pernyataan tersebut, tindakan pertahanan itu memaksa drone Israel tersebut meninggalkan wilayah udara dan mundur dari area operasi.

Perlu dicatat bahwa sebagian informasi dalam laporan ini berasal dari klaim pihak-pihak yang terlibat dalam konflik dan mungkin belum dapat diverifikasi secara independen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *