Al-Quds, Purna Warta – Tentara pendudukan Zionis pada Kamis malam (30/4) melakukan serangan ke berbagai wilayah di West Bank Sungai Yordan dan, seperti kebiasaan mereka, melakukan intimidasi serta gangguan terhadap warga Palestina.
Menurut laporan yang dikutip dari sumber Palestina, pasukan pendudukan Zionis menyerbu kamp pengungsi al-Amari Refugee Camp di Al-Bireh, Tepi Barat.
Berdasarkan laporan tersebut, pasukan pendudukan juga menyerbu Kafr Qaddum di timur Qalqilya, kamp pengungsi Al-Ain di barat Nablus, serta melakukan serangan ke kota Nablus melalui pos pemeriksaan Deir Sharaf.
Sumber Palestina menyebutkan bahwa tembakan peluru tajam secara intensif oleh pasukan Zionis terhadap sebuah kendaraan di dekat pos pemeriksaan Atara di utara Ramallah menyebabkan beberapa orang terluka.
Selain itu, beberapa sumber di Yerusalem melaporkan pada Kamis sore bahwa pasukan pendudukan terus melakukan tindakan agresif di berbagai wilayah provinsi Jerusalem, termasuk menyerang warga Palestina, melakukan penangkapan, mengeluarkan perintah pengusiran, serta melakukan penggerebekan yang disertai pelanggaran hak dan penutupan wilayah.
Sumber tersebut menjelaskan bahwa pasukan pendudukan menyerang seorang pemuda Palestina di kamp pengungsi Shufat di timur laut Yerusalem dan melukainya di bagian wajah ketika ia berusaha melindungi saudaranya yang disabilitas, yang telah dipukuli selama 15 menit.
Dalam laporan lain, pasukan pendudukan Zionis bersama petugas pajak dari kotamadya Yerusalem yang diduduki melakukan penggerebekan di kawasan Silwan, dan toko-toko di daerah Al-Thawri ditutup setelah penggerebekan tersebut. Tentara Zionis juga mendirikan pos pemeriksaan militer serta mengeluarkan denda pajak terhadap toko dan kendaraan.
Sementara itu, sekelompok pemukim Zionis berusaha mencuri domba di pinggiran Hizma dekat jalan utama. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya serangan terhadap para penggembala di wilayah tersebut, di mana sejak awal tahun sebanyak 425 domba dilaporkan telah dicuri.
Sumber Palestina di Yerusalem menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari kebijakan sistematis dan terarah yang menargetkan warga Palestina serta mata pencaharian mereka.


