Serangan Udara Israel ke Gaza Terus Berlanjut

Gaza

Gaza, Purna Warta – Sumber-sumber Palestina melaporkan bahwa militer Israel kembali melancarkan serangan udara yang menyasar sejumlah wilayah di Gaza City.

Menurut laporan Kantor Berita Palestine Al-Youm, serangan udara tersebut menghantam salah satu kawasan di Kota Gaza.

Pada saat yang sama, pasukan Israel juga dilaporkan melancarkan serangan artileri ke wilayah timur Khan Younis di Jalur Gaza bagian selatan.

Sumber-sumber medis di Gaza utara menyatakan bahwa satu warga Palestina tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka setelah serangan pesawat nirawak (drone) Israel yang menargetkan warga sipil di kawasan Sheikh al-Ridwan.

Sumber medis di Jalur Gaza juga melaporkan bahwa sejak Rabu pagi, sedikitnya tiga warga Palestina tewas dan lebih dari sepuluh lainnya terluka akibat serangan Israel di berbagai wilayah Gaza.

Di sisi lain, Layanan Pertahanan Sipil Gaza menyatakan bahwa telah berlalu 1.000 hari sejak dimulainya perang di Gaza. Meski menghadapi kerusakan yang luas, serangan terhadap personel, serta keterbatasan peralatan, lembaga tersebut menyatakan tetap melanjutkan operasi penyelamatan.

Lembaga itu mengungkapkan bahwa selama periode tersebut sebanyak 145 personelnya tewas saat menjalankan tugas, sementara 347 personel lainnya mengalami luka-luka, dengan sebagian di antaranya mengalami cacat permanen.

Menurut laporan Pertahanan Sipil Gaza, sekitar 94 persen kantor dan fasilitas operasionalnya telah hancur. Selain itu, tim penyelamat dilaporkan menjadi sasaran serangan sebanyak 38 kali ketika menjalankan operasi kemanusiaan.

Lembaga tersebut juga menyatakan telah menerima 191.043 panggilan darurat dalam 1.000 hari terakhir. Namun, akibat kekurangan peralatan, bahan bakar, kerusakan kendaraan, dan serangan yang terus berlanjut terhadap personelnya, mereka hanya mampu merespons sekitar 49,8 persen dari seluruh permintaan bantuan.

Lebih lanjut, Pertahanan Sipil Gaza menyebutkan bahwa 39 kendaraan penyelamat telah rusak total dan tidak lagi dapat digunakan, sementara 45 kendaraan lainnya memerlukan perbaikan mendesak.

Berdasarkan laporan tersebut, selama 1.000 hari terakhir, tim penyelamat Gaza telah melaksanakan 186.269 operasi penyelamatan, 177.086 operasi evakuasi dan pertolongan bagi korban luka, serta 25.293 operasi pemadaman kebakaran.

Pertahanan Sipil Gaza menegaskan bahwa penargetan terhadap petugas penyelamat merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional. Lembaga itu menyerukan agar masyarakat internasional segera mengambil langkah untuk melindungi personel penyelamat, menjamin keberlanjutan operasi kemanusiaan mereka, serta meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *