Gaza, Purna Warta – Pasukan rezim Zionis melanjutkan serangan mereka di Gaza pada hari Jumat, dengan penembakan tank, serangan artileri, dan tembakan drone dilaporkan terjadi di beberapa daerah.
Tank-tank Israel menembaki daerah utara Rafah di Gaza selatan, sementara artileri menghantam Kota Gaza di timur laut. Kapal perang Israel juga menembaki garis pantai Kota Gaza, Al Mayadeen melaporkan.
Sebelumnya pada Kamis, dua orang terluka ketika pasukan Israel melepaskan tembakan di dalam kamp pengungsi Halawa di Jabalia, Gaza utara. Sebuah drone quadcopter Israel di dekat Masjid al-Mahatta di lingkungan al-Tuffah, timur laut Kota Gaza, melukai seorang anak. Artileri Israel juga menyerang kamp pengungsi Jabalia pada Kamis pagi.
Di Khan Younis, Gaza selatan, seorang warga Palestina menjadi martir setelah meninggal karena luka yang dideritanya dalam serangan Israel sebelumnya di daerah al-Buraq, sebelah barat kota tersebut.
Kantor Media Pemerintah Gaza mengungkapkan pada hari Kamis bahwa rezim Israel telah melakukan lebih dari 4.091 pelanggaran gencatan senjata selama 300 hari terakhir, menewaskan lebih dari 1.254 warga Palestina, melukai 4.121 lainnya, dan menahan 159 orang.
Kantor tersebut mengatakan bahwa rezim Israel terus memblokir makanan dan bantuan kemanusiaan memasuki Gaza selama periode ini, sementara secara ketat membatasi pergerakan warga Palestina masuk dan keluar dari Jalur Gaza.
Setidaknya 300 anak telah terbunuh di Jalur Gaza selama 300 hari sejak gencatan senjata diumumkan pada Oktober lalu, kata UNICEF pada hari Kamis, memperingatkan bahwa agresi Israel yang terus berlanjut dan kondisi kemanusiaan yang mengerikan menempatkan anak-anak pada risiko yang parah.


