Polisi Maritim Israel Sengaja Bunuh Dua Warga Palestina yang Sedang Tenggelam

Martime

Al-Quds, Purna Warta – Kerabat korban mengatakan bahwa kedua pemuda itu terluka fatal akibat baling-baling perahu polisi maritim Israel. Baling-baling kapal tersebut juga melukai dua pemuda lain. Keluarga korban menambahkan bahwa mereka telah menuntut penyelidikan atas insiden itu dan menolak menandatangani dokumen yang akan membebaskan kepolisian dari pertanggungjawaban atas pembunuhan tersebut.

Baca juga: Araghchi Peringatkan Ilusi “Israel Raya” Jelang Pertemuan Darurat OKI

Saksi mata menjelaskan tragedi bermula ketika para pemuda Palestina—seluruhnya berasal dari satu keluarga di Al-Quds Timur—masuk ke laut namun terseret ombak tinggi dan angin kencang. Polisi maritim Israel mengabaikan teriakan minta tolong selama hampir 15 menit, dan ketika akhirnya mendekat, mereka justru memacu kapal ke arah para perenang yang sedang berjuang.

“Kapal itu menabrak Ameen dan Baha,” kata Ibrahim Shweiki, paman korban. “Mereka (polisi) bisa saja menyelamatkan, tetapi justru membunuh.”

Foto dan rekaman video jenazah korban menunjukkan luka dalam akibat baling-baling di kaki dan tangan mereka. Para penyintas bersaksi bahwa polisi maritim Israel mendorong mereka kembali ke laut; salah satu dari mereka bahkan dipukul dan dilempar ke arah baling-baling yang berputar ketika berusaha naik ke kapal.

Baca juga: Pasukan Israel Perketat Pengepungan Desa al-Mughayyir di Tepi Barat

“Ini pemuda-pemuda yang sedang menangis meminta pertolongan. Bukannya menolong, polisi malah menggunakan kapal sebagai senjata,” tegas Shweiki. “Ini adalah pembunuhan sekaligus kekejaman.”

Media Israel melaporkan bahwa Kementerian Kehakiman rezim Israel tengah menyelidiki keadaan yang menyebabkan terbunuhnya dua warga Palestina yang tenggelam tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *