Gaza, Purna Warta – Menurut laporan pemberitaan, Pertahanan Sipil (kota) Gaza pada Sabtu mengumumkan bahwa setelah berkoordinasi dengan Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (OCHA), sebanyak lima orang syahid dan terluka berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan Sekolah Syuhada Gaza yang terletak di lingkungan al-Tuffah, timur Kota Gaza.
Pertahanan Sipil Gaza menambahkan bahwa sebagian besar korban syahid adalah anak-anak, sementara para korban luka telah dipindahkan ke rumah sakit yang masih beroperasi untuk mendapatkan perawatan. Lembaga Palestina tersebut menegaskan bahwa penargetan sekolah dan tempat perlindungan warga sipil pengungsi merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional.
Pertahanan Sipil juga menyerukan kepada komunitas internasional dan lembaga-lembaga PBB agar segera menjalankan tanggung jawab mereka dalam melindungi warga sipil serta menjamin keselamatan tempat-tempat penampungan dan para pekerja kemanusiaan.
Dalam serangan tersebut, tentara Zionis Israel menargetkan Sekolah “Syuhada Gaza” di lingkungan al-Tuffah. Para saksi mata menyatakan bahwa pasukan Zionis menghantam lantai dua gedung sekolah, sementara pada saat itu sedang berlangsung sebuah acara pernikahan di lokasi tersebut.
Berdasarkan data terbaru, enam warga sipil gugur sebagai syahid dalam serangan brutal Zionis tersebut dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, pasukan pendudukan Zionis terus melakukan penembakan ke arah sekolah dan menghalangi masuknya ambulans serta tenaga medis untuk menyelamatkan para korban luka.
Baca juga: Citra Satelit Indikasikan Israel Memantapkan Kehadiran Militer Permanen di Gaza
Lembaga-lembaga pemerintah terkait di Gaza menyatakan bahwa sejak penandatanganan kesepakatan, telah tercatat 740 pelanggaran perjanjian oleh pendudukan Israel. Akibat pelanggaran gencatan senjata yang terus berulang, hingga kini lebih dari 400 warga Palestina gugur sebagai syahid dan 980 lainnya terluka. Pasukan Zionis juga telah menculik 43 warga Palestina dari Jalur Gaza selama periode tersebut.


