Tel Aviv, Purna Warta – Sebuah pipa air utama pecah di kota Rehovot, di wilayah Palestina yang diduduki, menyebabkan seluruh penduduk kehilangan akses air dan memicu kemarahan yang meluas di kalangan pemukim.
Media lokal rezim Zionis melaporkan bahwa saluran air utama kota di wilayah Gvat Hadaklim pecah akibat lonjakan tekanan yang tiba-tiba.
Ribuan orang kehilangan air karena air deras membanjiri jalan-jalan, seperti sungai.
Banyak pengaduan telah diajukan kepada pemerintah kota Rehovot.
Para operator mengakui penyebab insiden tersebut masih belum jelas, sementara teknisi air dikerahkan untuk memeriksa kerusakan.
Satu hari penuh kemudian, masalah tersebut masih belum terselesaikan, memicu kemarahan di media sosial. Para pemukim mengecam otoritas air dan pembuangan limbah Israel, menuduh mereka tidak kompeten dan menuntut jawaban yang jelas tentang penyebab dan jadwal perbaikan.
Para ahli menunjuk pada kegagalan pada stasiun pompa, yang memicu tekanan berlebih dan menimbulkan kerusakan serius pada infrastruktur kota permukiman yang runtuh ini.


