Gaza, Purna Warta – Seorang pejabat senior Gerakan Perlawanan Hamas mengecam rencana 20 poin Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang Israel di Gaza, dengan menegaskan bahwa usulan tersebut tidak hanya ditujukan kepada Hamas sebagai sebuah faksi, tetapi justru menyasar seluruh rakyat Palestina dan perjuangan nasional mereka.
Dalam pernyataannya pada Rabu, Abdul Rahman Shadid mengatakan bahwa tanggapan terhadap rencana tersebut — yang dinilainya membawa bahaya serius bagi masa depan isu Palestina, serta hak-hak, prinsip-prinsip utama, dan identitas politik rakyat Palestina — akan bersifat kolektif.
Pejabat Senior Hamas itu menambahkan bahwa jawaban final akan diberikan setelah melakukan diskusi lebih lanjut dengan berbagai kelompok Palestina.
Pada Selasa, Trump mengatakan bahwa Hamas memiliki “tiga atau empat hari” untuk merespons proposal gencatan senjata di Gaza, dengan menyebut bahwa para pemimpin Israel dan Arab telah menerima rencana tersebut.
“Hamas akan melakukannya atau tidak, dan jika tidak, ini akan berakhir dengan sangat menyedihkan,” ujarnya di Gedung Putih.
Qatar menyatakan bahwa pejabat Hamas telah menerima salinan penuh rencana tersebut pada Senin malam, dan berjanji akan “mengkaji dengan penuh tanggung jawab.”
Pernyataan Trump datang sehari setelah Gedung Putih mengumumkan rencana yang diklaim menyerukan gencatan senjata segera di Jalur Gaza, pertukaran tawanan Israel yang ditahan Hamas dengan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, serta penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza.
Baca juga: Dana Pensiun Terbesar di Eropa ABP Jual Saham Caterpillar karena Genosida di Gaza
Berdasarkan proposal itu, Hamas diwajibkan untuk melucuti senjata, sementara Amerika Serikat bersama mitra Arab dan internasional akan membentuk apa yang disebut “pasukan stabilisasi internasional sementara.”
Rencana tersebut juga menyatakan bahwa Hamas tidak akan memiliki peran dalam pemerintahan Gaza.
Sejak perang Gaza dimulai pada Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 66.148 orang dan melukai 168.716 lainnya.


