Tepi Barat, Purna Warta – Pasukan Israel telah menyerbu Masjid Imam Ali di kota Nablus, Tepi Barat utara, dan menyita rekaman kamera pengawas yang terpasang di sana. Laporan pada Selasa menyebutkan bahwa tentara Israel meledakkan pintu masjid di Nablus itu. Sementara itu, pasukan rezim melakukan penyerbuan ke wilayah utara Nablus dan mengepung sebuah rumah di kota Zababdeh, tenggara Jenin.
Baca juga: Utusan Khusus Trump: Konflik Ukraina Mungkin Segera Berakhir
Pada hari Selasa, Faisal Salama, kepala Komite Rakyat untuk Layanan Kamp Tulkarm, mengatakan pasukan Israel telah memindahkan secara paksa lebih dari 12.000 penduduk kamp pengungsi selama bulan lalu, dan menghancurkan 40 bangunan tempat tinggal serta 300 toko.
Israel “berusaha – sebagaimana jelas – untuk mencapai tujuan politik dan media … dengan mengosongkannya (kamp pengungsi) dari penduduknya, … menghancurkan dan membakar sebanyak mungkin rumah, dan menghilangkan layanan dasar.” Militer Israel melancarkan serangannya terhadap Tepi Barat yang diduduki pada tanggal 21 Januari, dengan mengklaim bahwa mereka menargetkan pejuang perlawanan dari Batalyon Jenin.
Israel telah meningkatkan kekerasan di Tepi Barat sejak 7 Oktober 2023, ketika melancarkan perang genosida di Jalur Gaza. Sejak saat itu, pasukan rezim telah menewaskan sedikitnya 923 warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.
Baca juga: 29 Tewas Akibat Hujan Es dan Hujan di Afghanistan
Pada hari Senin, tentara pendudukan menyerbu kota Tulkarm, serta kota Yatma, Beit Ummar, Kafil Haris, Qabatiya, dan Ni’lin, serta desa Marka dan Wadi al-Far’a. Serangan lainnya menargetkan kamp Fawwar, Jalazone, dan Tulkarm.


