Para pendeta desak aksi internasional untuk akhiri serangan Israel terhadap kota Kristen kuno di Tepi Barat

Tepi Barat, Purna Warta – Tiga pendeta dari kota Kristen kuno Taybeh di Tepi Barat yang diduduki telah menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya serangan oleh pemukim Israel di tempat-tempat suci, dan menyerukan aksi internasional segera untuk mengakhiri serangan yang menimbulkan ancaman signifikan terhadap warisan budaya tersebut.

Baca juga: Kapal Tujuan Israel Tenggelam Setelah Serangan Yaman

Para pendeta dari Gereja Latin, Gereja Katolik Yunani Melkit, dan Gereja Ortodoks Yunani di Taybeh menyampaikan seruan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, sehari setelah para pemukim Israel dengan sengaja membakar di dekat pemakaman kota dan Gereja kristen kuno Santo George, salah satu gereja bersejarah terpenting di Palestina yang berasal dari abad ke-5.

Berbicara atas nama diri mereka sendiri, warga kota, dan jemaat mereka, para pendeta mengecam serangan tersebut sebagai ancaman terhadap keamanan dan stabilitas Taybeh.

Ancaman-ancaman ini, tegas mereka, lebih dari sekadar menargetkan kota secara geografis, dan menekankan bahwa mereka bertujuan untuk merusak martabat penduduk Kristen Taybeh sekaligus membahayakan warisan sejarah dan agama mereka.

Para pendeta lebih lanjut mencatat bahwa serangan sistematis para pemukim Israel telah berulang kali menargetkan tanah lokal, tempat-tempat suci, dan properti pribadi, sehingga meningkatkan risiko di tengah suasana diam dari otoritas resmi—situasi yang memperbesar ketakutan dan mengurangi perlindungan bagi kota.

Mereka melanjutkan dengan mengatakan bahwa bagian timur Taybeh, yang mencakup lebih dari separuh wilayah kota dan berfungsi sebagai pusat pertanian, sangat terancam. Wilayah ini telah menjadi sasaran pos-pos permukiman ilegal yang diam-diam berkembang di bawah perlindungan militer, yang berfungsi sebagai landasan peluncuran untuk serangan lebih lanjut terhadap tanah dan penduduknya.

Para pendeta lebih lanjut memperingatkan bahwa berdiam diri dalam menghadapi serangan-serangan ini bukanlah lagi pilihan, mendesak para konsul, duta besar, dan pemimpin gereja di seluruh dunia untuk segera meluncurkan penyelidikan atas serangan pembakaran dan pelanggaran yang meluas yang melanda Taybeh.

Baca juga: Militer Yaman Serang Bandara Ben Gurion Israel dengan Rudal Balistik

Mereka juga menyerukan tekanan diplomatik terpadu kepada otoritas Israel untuk membatasi serangan pemukim ke kota tersebut, serta misi pengamatan internasional untuk mendokumentasikan pelanggaran-pelanggaran ini sambil mengadvokasi bantuan ekonomi, inisiatif pertanian, dan bantuan hukum bagi penduduk Taybeh.

“Pengusiran paksa para petani dari tanah mereka, ancaman terhadap gereja-gereja mereka, dan pengepungan kota mereka merupakan pukulan telak bagi hati nurani bangsa ini. Namun, harapan kami tetap teguh: bahwa kebenaran dan keadilan pada akhirnya akan menang,” ujar para pendeta, mengakhiri pernyataan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *