Netanyahu Kembali Mengulangi Klaim terhadap Iran dan Poros Perlawanan

Klaim

Al-Quds, Purna Warta – Perdana Menteri rezim Zionis, yang disebut telah gagal mencapai tujuan-tujuan agresifnya di kawasan, kembali melontarkan klaim-klaimnya terhadap Iran serta kelompok-kelompok perlawanan di Lebanon dan Palestina.

Baca juga: Majelis Umum PBB Setujui Mahmoud Abbas Berpidato melalui Video

Perdana menteri rezim Zionis, yang dalam berbagai jajak pendapat memperoleh lebih sedikit suara dan kursi dibandingkan partai pesaingnya, kembali mengulangi klaim yang pernah disampaikannya tiga tahun lalu.

Menurut laporan Pusat Informasi Palestina, berdasarkan laporan tersebut, Benjamin Netanyahu, yang bahkan menurut sejumlah kalangan internal rezim pendudukan dinilai tidak berhasil mencapai satu pun tujuan yang dicanangkannya melalui perang di kawasan, mengklaim bahwa rezim tersebut akan melakukan perubahan rezim di Iran, menghancurkan Hamas, dan melakukan hal serupa terhadap Hizbullah.

Ia juga mengklaim akan melanjutkan perang melawan Hamas dan Hizbullah, mengejar pihak-pihak yang terlibat dalam serangan 7 Oktober, serta menyatakan bahwa tidak satu pun orang yang menjadi sasaran Israel akan berada dalam keadaan aman.

Klaim-klaim tersebut disampaikan ketika perang selama tiga tahun terhadap Gaza, meskipun disertai pembunuhan terarah dan berbagai tindakan yang disebut sebagai kejahatan yang berlangsung secara terus-menerus dan setiap hari, menurut penilaian intelijen dan militer Tel Aviv sendiri, belum melemahkan perlawanan di Gaza dan Lebanon sebagaimana yang diklaim oleh pemerintahan Netanyahu.

Baca juga: Iran Serukan Kebijakan “Nol Toleransi” Terhadap Serangan Fasilitas Nuklir di IAEA

Perlu ditegaskan bahwa klaim mengenai penghapusan perlawanan merupakan klaim yang juga pernah disampaikan Netanyahu pada awal perang. Namun, pada akhirnya ia terpaksa mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tawanan dengan pihak perlawanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *