Juru Bicara Iran Peringatkan Jangan Politisasi Tempat Suci Islam

Teheran, Purna Warta – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengutuk setiap serangan terhadap tempat-tempat suci Islam dan memperingatkan agar tidak menarik kesimpulan tentang dugaan intersepsi sebuah pesawat tak berawak yang sedang menuju Mekah, dengan mengatakan bahwa klaim seperti itu tidak boleh digunakan untuk memicu ketegangan regional.

Dalam pesan yang diposting dalam bahasa Arab di akun X-nya, Baqaei menekankan bahwa Iran menolak politisasi dan sekuritisasi tempat-tempat suci Islam dan menyerukan kewaspadaan atas kemungkinan operasi “bendera palsu”.

“Setiap serangan terhadap tempat-tempat suci Islam, khususnya Mekah, Madinah, dan Masjid Al-Aqsa, serta segala ancaman terhadap pengunjung dan orang-orang yang tinggal di sekitarnya, adalah hal yang patut dikutuk,” tulisnya.

“Pada saat yang sama, klaim bahwa drone telah dicegat dalam perjalanannya ke Mekkah tidak dapat menjadi dasar untuk menuduh pihak tertentu, terutama karena Pemerintah Perubahan dan Konstruksi Yaman secara eksplisit membantah klaim tersebut,” tambahnya.

“Republik Islam Iran menekankan perlunya mencegah politisasi dan sekuritisasi masalah tempat suci Islam dan keamanannya, dan tidak menggunakannya sebagai alat untuk memicu perselisihan dan meningkatkan ketegangan regional,” tambah Baqaei.

“Kita tidak boleh lupa bahwa wilayah kita telah menyaksikan banyak kasus operasi ‘bendera palsu’, khususnya dalam beberapa bulan terakhir, yang bertujuan mengalihkan perhatian publik dari kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis dan Amerika Serikat di wilayah tersebut dan memicu perpecahan di antara negara-negara Islam,” katanya.

“Kehati-hatian dan kewaspadaan diperlukan!” Baqaei menggarisbawahi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *