Tehran, Purna Warta – Seorang Komandan IRGC Iran menyatakan bahwa Israel secara efektif mengakui keruntuhan pertahanannya dengan meninggalkan pemukiman di wilayah utara, sementara rudal Teheran terus menghantam target strategis di dalam wilayah pendudukan tanpa tanda-tanda berhasil dicegat.
Brigadir Jenderal Majid Mousavi, komandan IRGC Aerospace Force, menyampaikan pernyataan tersebut melalui unggahan di jaringan media sosial Upscrolled. Ia menegaskan bahwa rezim Israel telah kehilangan keseimbangan kekuatan.
“Rezim, dengan meninggalkan kota-kota utara wilayah pendudukan, pada dasarnya telah menerima kekalahan dalam keseimbangan kekuatan,” kata Jenderal Mousavi.
Kerusakan Strategis dalam 24 Jam Terakhir
Jenderal Mousavi menilai kerusakan yang ditimbulkan hanya dalam 24 jam terakhir, menyoroti meningkatnya efektivitas kemampuan serangan presisi Iran.
“Kilangan, fasilitas listrik, pelabuhan, dan jalur kereta di Teluk Haifa telah dihancurkan oleh rudal-rudal Iran dalam 24 jam terakhir, dan tidak ada tanda-tanda intersepsi rudal,” ujarnya, merujuk pada serangan balasan Iran terhadap infrastruktur ekonomi akibat agresi United States dan Israel, termasuk jembatan B1 di Provinsi Alborz serta pabrik petrokimia Mahshar.
Operasi Balasan Iran
Pernyataan Jenderal Mousavi muncul ketika serangan balasan Iran terhadap aset Amerika dan Israel memasuki minggu kesembilan. Agresi tanpa provokasi terbaru diluncurkan pada 28 Februari oleh AS dan Israel.
Sejak saat itu, Angkatan Bersenjata Iran telah merespons dengan hampir 100 gelombang serangan balasan, yang dinamai Operation True Promise 4.
Laporan medan perang menyebutkan bahwa sistem pertahanan udara Israel, yang sebelumnya diklaim sebagai salah satu yang tercanggih di dunia, berulang kali gagal menghentikan rudal-rudal Iran.
Iran menegaskan bahwa operasi militernya merupakan tindakan legitimate self-defense sesuai hukum internasional dan berjanji akan melanjutkan kampanye balasannya hingga agresi AS-Israel berhenti dan wilayah pendudukan menghadapi konsekuensi penuh dari perang yang mereka mulai.


