Khalil al-Hayya dan Presiden Iran Bahas Perkembangan Palestina dalam Percakapan Telepon

Hamas Pezeskian

Gaza, Purna Warta – Ketua Biro Politik Hamas, Khalil al-Hayya, dan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon untuk membahas perkembangan terbaru terkait isu Palestina serta situasi terkini di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Dilansir Kantor Pusat Informasi Palestina, Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) pada Senin mengumumkan bahwa Khalil al-Hayya, Ketua Biro Politik Hamas, menerima panggilan telepon dari Presiden Republik Islam Iran, Masoud Pezeshkian.

Dalam percakapan tersebut, kedua pihak membahas perkembangan terbaru mengenai persoalan Palestina serta kondisi politik dan keamanan yang sedang berlangsung di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Pada awal pembicaraan, Pezeshkian mengenang mendiang Ismail Haniyeh bertepatan dengan peringatan dua tahun wafatnya tokoh tersebut.

Presiden Iran juga menegaskan kembali dukungan Republik Islam Iran terhadap rakyat Palestina, hak-hak mereka, serta perjuangan yang disebutnya sebagai perjuangan yang adil.

“Kami berdiri di sisi Anda dan akan terus mendukung seluruh langkah Anda, meskipun kami sendiri juga menghadapi berbagai bentuk agresi dan serangan,” ujar Pezeshkian.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Khalil al-Hayya atas terpilihnya sebagai Ketua Biro Politik Hamas serta atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin gerakan tersebut. Pezeshkian menyatakan kebanggaannya dapat menjalin komunikasi secara langsung dan berkesinambungan.

Selain itu, Presiden Iran menekankan pentingnya persatuan dan koordinasi di antara seluruh komponen umat Islam, khususnya dalam menyikapi persoalan Palestina.

Sementara itu, Khalil al-Hayya menyampaikan apresiasi atas panggilan telepon tersebut serta atas sikap konsisten Iran dalam mendukung rakyat Palestina dan hak-hak mereka.

Ia juga memaparkan perkembangan terbaru terkait proses perundingan, serta situasi politik dan keamanan di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Al-Quds (Yerusalem).

Al-Hayya menegaskan bahwa rakyat Palestina tetap berpegang pada hak-hak mereka secara penuh dan akan menggunakan berbagai cara yang dianggap sah untuk memperjuangkannya.

Ia juga mengenang para korban yang gugur sejak dimulainya operasi Badai Al-Aqsa, yang menurutnya berjuang demi pembebasan Palestina dan Masjid Al-Aqsa.

Menutup pembicaraan, Ketua Biro Politik Hamas kembali menyampaikan terima kasih atas dukungan Iran terhadap rakyat Palestina. Ia juga menyatakan harapannya agar tindakan agresi terhadap Republik Islam Iran dapat segera berakhir sehingga keamanan dan stabilitas dapat kembali terwujud di kawasan.

Al-Hayya turut menekankan bahwa persatuan umat merupakan salah satu faktor utama untuk memperkuat posisi bersama dan memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *