Hamas: Berlanjutnya Serangan Israel Menghambat Pelaksanaan Kesepakatan

Hamas 3

Gaza, Purna Warta – Seorang sumber senior Hamas menyatakan bahwa berlanjutnya serangan Israel di Jalur Gaza menjadi hambatan bagi pelaksanaan kesepakatan yang telah dicapai serta mengganggu perundingan mengenai jadwal implementasinya.

Dilansir sumber senior Hamas pada Senin mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kelompok tersebut telah menghubungi para mediator dan meminta mereka mengambil sikap yang jelas terhadap meningkatnya eskalasi yang dilakukan Israel di Jalur Gaza.

Sumber tersebut menyatakan bahwa Hamas mendesak para mediator untuk melakukan intervensi langsung guna memastikan Israel mematuhi kewajibannya menghentikan perang secara menyeluruh.

Menurut sumber itu, Hamas menegaskan bahwa berlanjutnya serangan Israel akan menghambat pelaksanaan kesepakatan sekaligus mempersulit perundingan mengenai jadwal pelaksanaannya.

Sebelumnya, pada Minggu, Hamas juga menyatakan bahwa pemboman yang disebutnya sebagai tindakan kriminal, brutal, dan membabi buta oleh Israel terhadap Jalur Gaza merupakan bentuk eskalasi yang disengaja dengan tujuan menggagalkan berbagai kesepahaman yang telah dicapai bersama para mediator.

Pernyataan Hamas disampaikan di tengah upaya para mediator dari Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat untuk mempertahankan proses gencatan senjata serta menyelesaikan tahapan lanjutan perundingan mengenai Gaza. Salah satu isu utama yang masih dibahas adalah mekanisme pelaksanaan setiap tahapan kesepakatan, termasuk penghentian permanen operasi militer, penarikan pasukan Israel, pertukaran tahanan, serta peningkatan akses bantuan kemanusiaan.

Hamas sebelumnya menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kesepakatan bergantung pada kepatuhan pihak Israel terhadap seluruh ketentuan yang telah disepakati. Kelompok tersebut menyatakan bahwa setiap pelanggaran terhadap gencatan senjata dapat menghambat pelaksanaan tahapan berikutnya dan mengurangi kepercayaan dalam proses perundingan.

Sementara itu, situasi kemanusiaan di Jalur Gaza masih menjadi perhatian masyarakat internasional. Berbagai organisasi kemanusiaan melaporkan bahwa serangan yang terus berlangsung telah menghambat distribusi bantuan, memperburuk kondisi layanan kesehatan, serta menyulitkan proses evakuasi korban dan penyaluran kebutuhan pokok kepada warga sipil yang terdampak konflik.

Para mediator dilaporkan terus melakukan komunikasi intensif dengan kedua belah pihak untuk mencegah runtuhnya proses negosiasi dan menjaga peluang tercapainya kesepakatan yang lebih komprehensif mengenai penghentian konflik serta pemulihan kondisi di Jalur Gaza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *