Gaza, Purna Warta – Media Palestina melaporkan serangan intensif jet tempur rezim Zionis terhadap kawasan pemukiman di Gaza utara yang menyebabkan gugurnya sejumlah warga Palestina.
Baca juga: Suatu Hari Sejarah Akan Bertanya: “Di Mana Engkau Berdiri Saat Semua Ketidakadilan Ini Terjadi?”
Menurut Kantor Berita Palestina Quds News Agency, dalam 24 jam terakhir rezim Zionis secara masif membombardir wilayah Jabalia di Gaza utara. Laporan Pars Today menyebutkan bahwa serangan udara tersebut secara langsung menghantam rumah-rumah warga, menimbulkan korban sipil. Sementara itu, pasukan pendudukan mencegah tim penyelamat dan ambulans mencapai lokasi untuk menolong yang terluka dan mengevakuasi jenazah para syuhada.
Dalam sebuah pernyataan pada Selasa, Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa sejak 7 Oktober 2023 hingga kini, lebih dari 62.064 orang gugur dan 156.573 orang terluka akibat agresi militer rezim Zionis di Jalur Gaza. Kementerian juga melaporkan bahwa hanya dalam 24 jam terakhir, sebanyak 60 jenazah syuhada dibawa ke rumah sakit, sementara 343 orang lainnya terluka.
Drone Israel Jatuh di Lebanon Selatan
Menurut jaringan Al-Masirah, media Lebanon melaporkan bahwa sebuah drone pengintai militer rezim Zionis jatuh di wilayah Bint Jbeil, Lebanon selatan. Saluran 12 televisi rezim Zionis mengumumkan bahwa drone tersebut jatuh karena masalah teknis di wilayah Bint Jbeil.
Selain terus menduduki sebagian wilayah Lebanon, rezim Zionis juga melakukan serangan drone harian di Lebanon selatan, sehingga berulang kali melanggar gencatan senjata.
Langkah Terbaru Italia terhadap Rezim Zionis
Kantor berita Italia melaporkan bahwa panitia Levante Exhibition—salah satu pameran dagang terbesar di negara itu—mengumumkan bahwa rezim Zionis Israel telah dikeluarkan dari partisipasi dalam edisi ke-88 pameran tersebut.
Sebelumnya, para pekerja pelabuhan Genoa di Italia mencegah keberangkatan kapal Saudi bernama “Yanbu”, yang mengangkut senjata militer untuk rezim Zionis. Kapal Saudi tersebut, yang memuat peralatan militer dari Amerika Serikat, sedang menuju kawasan, namun para pekerja pelabuhan Genoa menemukan bahwa muatan itu ditujukan untuk rezim Zionis.
SANA: Menlu Suriah Bertemu Delegasi Israel di Paris
Kantor berita resmi Suriah (SANA) melaporkan bahwa Ayman Sousan, Wakil Menteri Luar Negeri Suriah, bertemu dengan delegasi rezim Zionis di Paris. Menurut SANA, pertemuan ini dimediasi oleh Amerika Serikat sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas di Suriah serta menjaga keutuhan wilayah negara tersebut.
Sebelumnya, Saluran 12 televisi rezim Zionis mengumumkan bahwa Ron Dermer, Menteri Urusan Strategis Israel, dan Ayman Sousan, Wakil Menlu Suriah, dijadwalkan bertemu Selasa malam di Paris. Pertemuan ini berlangsung sementara sebagian wilayah Suriah masih diduduki oleh militer Israel.
Kunjungan Tertutup Menteri Zionis ke UEA
Saluran 11 berbahasa Ibrani (Kan) melaporkan bahwa delegasi Zionis yang dipimpin oleh Ron Dermer, Menteri Urusan Strategis Tel Aviv, baru-baru ini melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab. Dalam kunjungan rahasia tersebut, Dermer bertemu dengan Presiden UEA, Mohammed bin Zayed, dengan topik utama pembahasan adalah situasi di Gaza.
Baca juga: Pengetatan Blokade terhadap Gaza; Rencana Israel untuk Mengusir Satu Juta Orang
Perlawanan Palestina Tembak Jatuh Drone Mata-mata Israel di Gaza
Brigade Al-Quds—sayap militer gerakan Jihad Islam Palestina—mengumumkan keberhasilan menguasai sebuah drone mata-mata rezim Zionis di Jalur Gaza. Menurut kantor berita Palestina Shehab, Brigade Al-Quds menyatakan bahwa mereka berhasil mengambil alih drone tersebut ketika sedang menjalankan misi di langit kawasan Shujaiya, Gaza timur.
Baru-baru ini, sebuah drone pengintai lainnya milik militer Zionis juga jatuh di lingkungan Al-Rimal, Kota Gaza.


