Hamas Tanggapi Dua Operasi Anti-Israel di Tepi Barat

Hamas amaliah

Gaza, Purna Warta – Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) memberikan tanggapan atas dua operasi anti-Israel yang terjadi di Tepi Barat. Hamas menyebut kedua aksi tersebut sebagai respons terhadap tindakan Israel di Masjid Al-Aqsa, meningkatnya aktivitas pemukim Israel, serta operasi militer yang berlangsung di wilayah Palestina.

Menurut laporan Kantor Berita Palestina Shehab, salah seorang pemimpin Hamas, Abdul Rahman Shadid, menyatakan bahwa dua operasi bersenjata dengan senjata tajam yang terjadi dalam satu hari merupakan respons atas apa yang disebutnya sebagai penodaan terhadap Masjid Al-Aqsa oleh para pemukim Israel dan pejabat Israel, serta terhadap upaya yang diklaim bertujuan mengubah identitas kawasan tersebut.

Shadid mengatakan bahwa operasi-operasi tersebut merupakan bagian dari perjuangan yang menurut Hamas bertujuan mengakhiri pendudukan Israel dan membebaskan seluruh wilayah Palestina. Ia menegaskan bahwa Hamas akan terus mempertahankan jalur perlawanan dan menyatakan bahwa tindakan militer Israel maupun kekerasan yang dilakukan para pemukim tidak akan melemahkan tekad rakyat Palestina.

Lebih lanjut, Shadid menyatakan bahwa rakyat Palestina akan terus mendukung Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa. Ia juga memberikan penghormatan kepada para pelaku yang tewas dalam operasi tersebut serta menyerukan kepada para pemuda Palestina di Tepi Barat dan wilayah Palestina lainnya untuk melanjutkan aksi perlawanan terhadap Israel.

Sebelumnya, Hamas juga mengeluarkan pernyataan yang menyambut operasi penyerangan dengan senjata tajam di sebelah timur Kota Nablus. Kelompok tersebut menyebut aksi itu sebagai cerminan kemarahan rakyat Palestina atas operasi militer Israel di Jalur Gaza, meningkatnya aktivitas militer dan pemukim Israel di Tepi Barat, serta tindakan Israel di Yerusalem dan kawasan Masjid Al-Aqsa.

Dalam pernyataan itu, Hamas menyatakan bahwa operasi tersebut menunjukkan rakyat Palestina tidak akan membiarkan tindakan Israel tanpa respons. Hamas menegaskan bahwa perlawanan akan terus berlanjut selama pendudukan Israel atas wilayah Palestina dan tempat-tempat suci menurut pandangannya masih berlangsung.

Hamas juga menyampaikan apresiasi kepada para pemuda Palestina yang terlibat dalam aksi perlawanan terhadap Israel. Kelompok tersebut menyerukan kepada warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur untuk meningkatkan berbagai bentuk perlawanan dan melakukan operasi yang disebutnya dapat memberikan tekanan terhadap Israel serta menggagalkan rencana-rencana pemerintah Israel di wilayah Palestina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *