Hamas: Eskalasi Serangan ke Gaza Merupakan Kelanjutan Perang dan Pelanggaran Gencatan Senjata

Hamas atasy

Gaza, Purna Warta – Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengecam serangan udara Israel yang terjadi dalam beberapa jam terakhir di Jalur Gaza. Dalam pernyataannya, Hamas menyebut serangan tersebut sebagai kelanjutan dari perang terhadap warga sipil Palestina serta sebagai upaya untuk menggagalkan pelaksanaan perjanjian gencatan senjata.

Menurut laporan  Al Mayadeen, Hamas menyatakan bahwa gelombang serangan terbaru Israel di Jalur Gaza merupakan bagian dari apa yang disebutnya sebagai perang genosida terhadap warga sipil yang tidak bersenjata. Pernyataan tersebut merupakan sikap resmi Hamas terkait perkembangan situasi di Gaza.

Hamas menegaskan bahwa peningkatan intensitas serangan menunjukkan keengganan Israel untuk melaksanakan ketentuan dalam perjanjian gencatan senjata. Kelompok itu menilai operasi militer yang terus berlangsung merupakan upaya Israel untuk menghindari kewajiban yang telah disepakati dan menggagalkan implementasi penuh kesepakatan tersebut.

Dalam pernyataannya, Hamas juga menuduh Israel terus meningkatkan operasi militer, pembunuhan, dan penghancuran di Jalur Gaza sebagai bentuk pelanggaran terhadap komitmen yang telah disepakati dalam perundingan gencatan senjata. Menurut Hamas, tindakan tersebut memperburuk kondisi kemanusiaan yang telah berlangsung selama konflik.

Di akhir pernyataannya, Hamas mendesak Amerika Serikat, yang disebutnya sebagai pihak pendukung perjanjian gencatan senjata, bersama negara-negara penjamin dan para mediator, untuk mengambil langkah konkret dalam menghadapi tindakan Israel. Hamas meminta mereka menekan Israel agar menghentikan operasi militernya serta mematuhi seluruh kewajiban yang tercantum dalam kesepakatan gencatan senjata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *