Duta Besar AS Mike Huckabee Bertemu Pejabat Palestina di Ramallah

US ambasador

Al-Quds, Purna Warta – Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, dilaporkan telah mengadakan pertemuan langka dengan Wakil Presiden Otoritas Palestina (PA), Hussein al-Sheikh, di Ramallah.

Baca juga: Organisasi DAWN Luncurkan Situs yang Bongkar “Wajah-Wajah AIPAC”, Soroti Kurangnya Transparansi

Menurut laporan tersebut, pertemuan ini merupakan pertemuan kedua yang diketahui antara keduanya sejak Presiden Donald Trump kembali menjabat. Pertemuan berlangsung pada hari Rabu di tengah meningkatnya kekerasan pemukim Zionis serta serangan militer Israel yang telah memperparah ketegangan di seluruh Tepi Barat yang diduduki, sebagaimana disampaikan oleh pejabat AS dan PA yang dikutip oleh The Times of Israel.

Seorang pejabat AS mengklaim bahwa Washington secara tertutup telah menekan Israel agar mengambil langkah yang lebih tegas terhadap kekerasan pemukim Zionis, meskipun upaya tersebut hanya membuahkan hasil yang terbatas.

Dalam beberapa pekan terakhir, terjadi lonjakan insiden kekerasan semacam itu, yang berkontribusi pada tingkat kekerasan tertinggi yang pernah tercatat pada tahun 2025, sebagaimana dilaporkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pertemuan Mike Huckabee tersebut juga membahas tindakan Israel yang terus menahan pendapatan pajak Palestina, yang merupakan bagian terbesar dari anggaran PA dan telah secara signifikan melemahkan fungsi pemerintahan di Ramallah. Seorang pejabat PA menyebutkan bahwa al-Sheikh meminta intervensi Huckabee terkait masalah ini.

Sebelumnya pada tahun ini, Huckabee dilaporkan sempat berupaya meyakinkan Israel agar mencairkan dana tersebut, namun upaya itu terhenti setelah beberapa negara Barat memutuskan untuk mengakui Negara Palestina, sebuah langkah yang didukung oleh Otoritas Palestina.

Baca juga: “Agresif dan Bermusuhan”: Anggota Parlemen Kanada Kecam Israel Setelah Dilarang Masuk ke Tepi Barat

Selain itu, al-Sheikh juga meminta bantuan Amerika Serikat untuk memperoleh izin masuk dari Israel bagi umat Kristen Palestina yang ingin mengunjungi Al-Quds (Yerusalem) untuk perayaan Natal, serta meminta pelonggaran kebebasan bergerak menuju Bethlehem, di tengah meningkatnya jumlah pos pemeriksaan militer Israel di seluruh Tepi Barat.

Kedua pihak sepakat untuk menjadwalkan pertemuan lanjutan antara para ajudan mereka pada bulan depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *