Ben-Gvir Kembali Melontarkan Pernyataan Keras Mengenai Iran

Gurion

Al-Quds, Purna Warta – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dengan menyebutnya sebagai sosok yang “sangat naif” karena memilih jalur diplomasi dengan Iran. Ben-Gvir menyerukan agar Iran “dihancurkan sepenuhnya” alih-alih mengandalkan upaya diplomatik.

Menurut laporan  Arabi Post, Ben-Gvir menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi keamanan nasional yang diselenggarakan oleh harian Israel Yedioth Ahronoth.

Dalam pidatonya, Ben-Gvir juga mengklaim bahwa pasukan Israel di Tepi Barat harus diberikan kewenangan penuh untuk menghadapi para pejuang Palestina, termasuk dalam penggunaan kekuatan mematikan.

Sebagaimana dikutip IRNA, Ben-Gvir mengakui bahwa hingga kini Israel belum berhasil mengalahkan Hamas, meskipun menurutnya militer Israel telah menguasai sebagian besar wilayah Jalur Gaza.

Sebelumnya, pada hari Jumat, menyusul tewasnya seorang pemukim Israel dan tiga lainnya terluka dalam sebuah serangan di Tepi Barat, Ben-Gvir menyerukan agar militer Israel menghancurkan rumah-rumah yang disebutnya milik para pejuang Palestina dan pihak-pihak yang mendukung mereka.

Ia juga menyatakan bahwa kota-kota dan desa-desa yang menurutnya menjadi basis pelaku serangan di Tepi Barat harus diperlakukan sebagaimana Beit Hanoun di Jalur Gaza.

Pernyataan tersebut merujuk pada kebijakan penghancuran bangunan secara luas yang dilakukan militer Israel di Gaza setelah pecahnya konflik pada 7 Oktober 2023.

Ben-Gvir juga mengatakan:

“Atas setiap warga Yahudi yang terbunuh, musuh harus membayar dengan kehilangan tanah dan rumah mereka.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *