Anak-Anak Sasaran Utama Serangan Rezim Pendudukan Israel

Palestina anakanak

Al-Quds, Purna Warta – Menurut laporan pemberitaan internasional, lebih dari 1.200 anak hilang di bawah reruntuhan dan nasib mereka masih tidak diketahui. Sekitar 300 anak juga ditangkap dalam serangan, dan sebagian dari mereka telah kehilangan kontak sepenuhnya dengan keluarga. Banyak dari anak-anak yang ditangkap telah dibebaskan, namun sebagian lainnya masih berada di pusat-pusat penahanan Israel.

Baca juga: Knesset Zionis Perpanjang Undang-Undang Infiltrasi Webcam Negara-Negara Arab Untuk Satu Tahun Lagi

Laporan tersebut  menambahkan bahwa rezim pendudukan tidak hanya membunuh dan melukai ribuan anak, tetapi juga menghancurkan ratusan sekolah dan mengubahnya menjadi tempat penampungan, sehingga menghancurkan masa depan mereka.

Belbesi mengatakan bahwa rezim pendudukan turut menghancurkan jalan-jalan Gaza yang sebelumnya menjadi tempat bermain anak-anak, serta menjadikan mereka pengungsi dan mempermainkan masa depan mereka.

Ia menambahkan bahwa ketiadaan pekerjaan merupakan persoalan lain yang dihadapi masyarakat Gaza. Lebih dari 80 persen sekolah di Gaza telah rusak atau sepenuhnya hancur, dan lebih dari 625.000 anak tidak dapat bersekolah selama dua tahun terakhir.

Baca juga: Email Bocor Ungkap Peran Sentral Epstein Dalam Agenda Pro-Israel di AS

Laporan tersebut menuturkan bahwa 64 persen anak-anak berharap dapat kembali ke sekolah. Banyak anak di pusat-pusat pengungsian menggambar sekolah, rumah, dan taman bermain—sebuah indikasi penting mengenai keinginan mereka untuk membangun kembali kehidupan.

Ia menambahkan bahwa anak-anak ini tidak memiliki masa depan maupun peluang kerja, namun tetap berpegang pada harapan untuk membangun kembali hidup mereka dan bercita-cita menjadi dokter, guru, dan insinyur agar dapat membangun masa depan yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *