NATO ‘Sudah Berakhir’: Tucker Carlson tentang Greenland

Washington, Purna Warta – Pernyataan pemerintahan AS tentang niatnya untuk menggunakan hampir semua cara yang diperlukan untuk membawa Greenland ke AS pada dasarnya berarti bahwa Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) telah berakhir, kata reporter AS Tucker Carlson pada hari Rabu selama program daringnya.

Mengomentari situasi seputar Venezuela, hubungan AS dengan Rusia, dan isu-isu internasional lainnya, Carlson juga menyebutkan NATO, “yang, omong-omong, sekarang sudah berakhir,” lapor TASS.

“Setelah Amerika Serikat mengambil Greenland, yang dimiliki oleh sesama anggota NATO, apa alasan untuk mempertahankan NATO?” tanya mantan pembawa acara Fox News itu secara retoris.

Menurutnya, “seluruh ilusi telah hancur dalam empat hari terakhir.”

“Semua ini tidak nyata, dan sekarang semua orang mengakui bahwa itu tidak nyata,” tambah Carlson, tampaknya merujuk pada perjanjian NATO.

Presiden AS saat ini, Donald Trump, telah berulang kali menyatakan bahwa Greenland harus bergabung dengan AS. Ia tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk menyelesaikan masalah tersebut dalam sebuah wawancara dengan NBC News pada awal Mei 2025.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan pada akhir Maret tahun lalu bahwa pemerintah AS mengharapkan Greenland untuk memperoleh kemerdekaan dan kemudian bergabung dengan Amerika Serikat secara damai. Menurut Vance, Washington tidak akan menggunakan kekuatan militer dalam kasus tersebut.

Namun, pada 6 Januari, Gedung Putih, dalam pernyataan tertulis yang diberikan kepada Reuters, mengomentari rencana terkait Greenland, menekankan bahwa “tentu saja, penggunaan militer AS selalu menjadi pilihan yang tersedia bagi panglima tertinggi,” yang berarti tersedia bagi Trump.

Sebagai balasannya, sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengklarifikasi pada 7 Januari bahwa Trump secara aktif membahas kemungkinan pembelian Greenland dengan bawahannya.

Greenland merupakan bagian dari Denmark sebagai wilayah otonom. Pada tahun 1951, Washington dan Kopenhagen menandatangani Perjanjian Pertahanan Greenland sebagai tambahan dari kewajiban aliansi NATO mereka. Berdasarkan perjanjian ini, AS berjanji untuk membela pulau tersebut dari kemungkinan agresi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *