Brasil Menolak Utusan Baru Israel di Tengah Eskalasi Perselisihan Diplomatik Terkait Genosida Gaza

Sao Paulo, Purna Warta – Ketegangan antara Brasil dan Israel semakin meningkat setelah negara Amerika Selatan tersebut menolak menyetujui usulan penunjukan duta besar Israel yang baru untuk Brasilia.

Hubungan kedua belah pihak memburuk sejak Februari 2024 setelah Lula menuduh Israel melakukan genosida di Gaza dan membandingkan tindakan rezim tersebut dengan Hitler dan Nazi selama Perang Dunia II.

Baca juga: Kekerasan Pemukim dan Serangan Militer Meningkat di Tepi Barat yang Diduduki

Media Brasil melaporkan pada hari Senin bahwa pemerintah tidak bermaksud menyetujui Gali Dagan, yang ditunjuk oleh rezim Israel untuk menggantikan Daniel Zohar Zonshine, duta besar saat ini untuk Brasil, yang mengundurkan diri pekan lalu.

Kementerian Luar Negeri Israel juga mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa otoritas Brasil telah menolak akreditasi Dagan sebagai utusan baru untuk negara tersebut.

Namun, keputusan tersebut memperdalam krisis diplomatik karena beberapa jam kemudian, rezim Tel Aviv mengumumkan penurunan hubungan dengan Brasil dan menyatakan Presiden Luiz Inácio Lula da Silva sebagai “persona non grata”.

Hubungan antara kedua belah pihak memburuk sejak Februari 2024 setelah da Silva menuduh Israel melakukan genosida di Gaza, dan membandingkan tindakan rezim tersebut dengan Adolf Hitler dan Nazi selama Perang Dunia II.

“Ini bukan perang tentara melawan tentara. Ini perang antara tentara yang sangat siap dengan perempuan dan anak-anak. Apa yang terjadi di Jalur Gaza dengan rakyat Palestina belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah. Sebenarnya, itu pernah terjadi: ketika Hitler memutuskan untuk membunuh orang Yahudi,” ujarnya kemudian.

Baca juga: Israel Targetkan Petugas Penyelamat di Khan Younis Saat Mereka Memindahkan Jenazah Para Korban

Bulan lalu, keputusan Brasil untuk menarik diri dari Aliansi Peringatan Holocaust Internasional serta pengumuman untuk bergabung dengan gugatan Afrika Selatan terhadap genosida Israel di Mahkamah Internasional di Den Haag semakin membuat rezim tersebut marah.

Duta Besar Brasil juga belum kembali ke Tel Aviv sejak Februari tahun lalu, setelah dipanggil kembali untuk konsultasi oleh pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *