Purna Warta – Bulan Ramadhan merupakan momentum terbaik Umat Muslim untuk melakukan ibadah seperti berpuasa. Selain itu, Kurma menjadi pilihan saat hendak berbuka puasa.
Namun di tengah pasar yang semakin ramai, tidak semua kurma yang dijual memiliki kualitas premium dan asli.
Bahkan, ada juga kurma oplosan atau campuran yang tidak sesuai standar kualitas. Agar tidak salah pilih, berikut panduan membedakan kurma berkualitas tinggi dari yang biasa atau bahkan campuran murah.
Cara Membedakan Kurma Asli dan Oplosan
1. Periksa Penampilan dan Warna
Langkah pertama adalah melihat tampilannya secara visual. Kurma premium memiliki warna seragam sesuai varietasnya. Misalnya, Medjool berwarna cokelat tua mengilap alami, sementara Ajwa cenderung hitam pekat tanpa bercak putih atau bintik tidak wajar.
Kurma yang tampak terlalu mengilap atau seperti dilapisi sesuatu patut dicurigai. Bisa jadi produsen menambahkan gula atau bahan lain agar terlihat lebih menarik. Ini kerap ditemukan pada produk kurma murah atau oplosan.
2. Ukur Tekstur dan Ketebalan
Kurma premium biasanya terasa gembung, berdaging tebal, dan sedikit lembap. Bukan terlalu kering atau kulitnya sudah keriput parah. Tekstur yang seimbang menunjukkan kadar air yang optimal sehingga rasanya lebih nikmat.
Sebaliknya, kurma oplosan sering kali terasa keras, terlalu lengket, atau tidak elastis saat ditekan ringan karena dicampur dengan buah berkualitas rendah atau stok lama.
3. Cium Aroma Alami
Aroma juga menjadi indikator penting. Kurma berkualitas tinggi memiliki aroma manis alami seperti karamel atau madu.
Jika tercium bau asam, fermentasi, atau aroma tidak sedap, bisa jadi kurma sudah tidak segar atau diproses dengan cara yang kurang tepat.


