Ansarullah Hormati Syahid Mohammed al-Deif, Tegaskan Akan Terus Melanjutkan Pertempuran “Topan Al-Aqsa”

Deif

Sana’a, Purna Warta – Seorang pejabat senior Gerakan Ansarullah Yaman kembali menegaskan dukungan kelompoknya terhadap rakyat Palestina dan gerakan perlawanan Palestina. Ia menyatakan bahwa Ansarullah akan terus melanjutkan perjuangan hingga agresi Israel di Jalur Gaza berakhir, blokade dicabut, dan rakyat Palestina memperoleh hak-hak sah mereka.”

Baca juga: Hamas Sebut Rencana Perluasan Permukiman Israel sebagai Langkah “Berbahaya dan Kriminal” Menuju Aneksasi

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Hazam al-Asad, anggota Biro Politik Ansarullah, dalam wawancara dengan Kantor Berita Shehab bertepatan dengan peringatan kedua gugurnya Mohammed al-Deif, Panglima Tertinggi Brigade Izz ad-Din al-Qassam, sayap militer Hamas.

Mohammed al-Deif dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel di Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan, pada 13 Juli 2024.

Al-Asad menyebut al-Deif sebagai “pemimpin luar biasa” yang mengabdikan hidupnya untuk perjuangan bersenjata dan perlawanan. Ia memuji peran al-Deif dalam membangun kekuatan perlawanan Palestina serta menciptakan efek penangkalan terhadap Israel. Menurutnya, warisan perjuangan al-Deif akan terus menginspirasi generasi mendatang.

“Kami berjanji kepada ruh Syahid Mohammed al-Deif dan seluruh para pemimpin syahid di Palestina, Lebanon, serta seluruh front perlawanan bahwa kami akan tetap teguh pada pendirian kami untuk mendukung rakyat Palestina dan perjuangan mereka,” ujar Al-Asad.

Ia juga menegaskan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman akan terus melanjutkan operasi militernya hingga perang di Gaza berakhir dan blokade terhadap wilayah tersebut dicabut.

Al-Asad turut menyampaikan pesan kepada para pemimpin Brigade Al-Qassam, Hamas, dan seluruh faksi perlawanan Palestina dengan mengatakan bahwa “bangsa-bangsa yang merdeka berdiri di sisi kalian.”

Ia memuji apa yang disebutnya sebagai “keteguhan legendaris” dari perlawanan Palestina dan menyatakan bahwa semangat yang melahirkan operasi “Badai Al-Aqsa” (Al-Aqsa Flood) masih mampu melanjutkan perjuangan hingga pendudukan berakhir dan seluruh hak rakyat Palestina dipulihkan.

Baca juga: Dua Ledakan Besar di Kfar Tebnit dan Serangan Udara Israel

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah keterlibatan langsung Yaman dalam mendukung perjuangan Palestina.

Sejak dimulainya operasi Al-Aqsa Flood pada 7 Oktober 2023, pasukan Ansarullah mengaku telah meluncurkan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) ke sasaran-sasaran Israel serta memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang memiliki keterkaitan dengan Israel di Laut Merah, Laut Arab, dan Samudra Hindia.

Ansarullah juga menyatakan dirinya merupakan bagian dari Poros Perlawanan (Axis of Resistance) bersama Iran, Hizbullah Lebanon, dan kelompok-kelompok lain yang menentang kebijakan Israel dan Amerika Serikat di kawasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *