Teheran, Purna Warta – Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menyerukan persatuan Asia dan peningkatan kerja sama parlemen regional untuk mengatasi tantangan global, mendorong perdamaian, keadilan, dan pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat pengaruh Asia di panggung dunia.
Baca juga: Iran Desak PBB Hadapi Sanksi Unilateral yang Ilegal
Qalibaf menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan Komite Tetap Urusan Politik Majelis Parlemen Asia (APA), yang diselenggarakan di Masyhad pada hari Kamis.
Ia menekankan kesempatan bersejarah bagi Asia untuk menegaskan dirinya sebagai aktor yang menentukan di tengah transformasi politik, ekonomi, dan budaya global.
Qalibaf menyoroti kekuatan Asia dalam ikatan sejarah, budaya, politik, dan ekonomi yang mendalam, pemikiran independen, dan komitmen kolektif terhadap multilateralisme.
Ia juga memperingatkan ancaman global yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk unilateralisme, sanksi ilegal, perang, krisis kemanusiaan, rasisme, perubahan iklim, dan campur tangan asing, dengan mencatat bahwa tantangan-tantangan ini memengaruhi semua negara Asia.
Mengacu pada pengalaman Iran sendiri, Qalibaf menggarisbawahi ketahanan negara tersebut terhadap permusuhan terorganisir, sanksi, dan serangan terhadap infrastruktur nuklir dan sipilnya, sembari menegaskan kembali komitmen Iran untuk mempertahankan kedaulatan, keamanan nasional, dan kemajuan ilmiahnya, serta mempertahankan diplomasi yang didasarkan pada rasa saling menghormati.
Ketua Parlemen juga mengutuk kejahatan yang terus dilakukan oleh rezim Israel terhadap warga Palestina di Gaza dan wilayah pendudukan, menyebutnya sebagai genosida sistematis, dan menekankan bahwa hanya solusi yang adil yang menghormati hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri yang dapat membawa perdamaian abadi.
Baca juga: Iran Tahu Nasib di Piala Dunia FIFA 2026
Qalibaf kemudian menekankan peran APA dalam mengoordinasikan kerja sama parlemen di seluruh Asia, mengadvokasi Sekretariat yang diinternasionalkan dan diperkuat, sumber daya yang ditingkatkan, dan platform yang lebih berpengaruh untuk memproyeksikan suara kolektif Asia dalam urusan global.
Ia mengakhiri dengan menyerukan semua negara Asia untuk bersatu dalam memenuhi tanggung jawab bersama mereka demi perdamaian, stabilitas, dan keadilan di benua ini dan di seluruh dunia.


