Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa Teheran memandang perdamaian di Kaukasus sebagai prioritas strategis dan menentang perubahan apa pun terkait perbatasan internasional di kawasan tersebut, serta memperingatkan agar tidak menjadikannya arena persaingan geopolitik.
Baca juga: Iran dan Armenia Berjanji Tingkatkan Kerja Sama Jangka Panjang
Berbicara dalam konferensi pers bersama di Yerevan pada hari Selasa dengan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Pezeshkian mengatakan Iran mendukung perundingan damai antara Armenia dan Azerbaijan dan menganggap stabilitas dan kemakmuran negara-negara tetangganya sejalan dengan kepentingan nasionalnya sendiri.
“Kami selalu secara terbuka mendukung integritas teritorial Armenia, dan ini adalah kebijakan Republik Islam Iran yang tetap dan tidak berubah,” kata Pezeshkian. “Kami percaya politik dan pemerintahan di kawasan Kaukasus harus tetap Kaukasia. Mengalihdayakan penyelesaian masalah kepada kekuatan ekstra-regional hanya akan memperumit masalah.”
Presiden menambahkan bahwa hubungan bilateral dengan Armenia sedang berkembang dan dapat segera mencapai $3 miliar dalam perdagangan. Ia menyoroti kerja sama di bidang transportasi, energi, gas dan listrik, jasa teknik, budaya, pariwisata, kesehatan, dan farmasi.
Baca juga: Angkatan Laut Iran Akan Meluncurkan Latihan Rudal Besok
Pezeshkian juga menyoroti kepentingan bersama dalam mengaktifkan koridor Teluk Persia-Laut Hitam, menekankan perlunya memperluas rute kereta api, jalan raya, dan transit laut, membangun zona ekonomi bebas bersama, melengkapi pasar perbatasan, dan memfasilitasi lalu lintas truk antara kedua negara.


