Tehran, Purna Warta – Menurut laporan pemberitaan Iran, Masoud Pezeshkian pada Jumat siang ini, menanggapi kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis pada malam sebelumnya, menekankan bahwa respons sah dan kuat dari Republik Islam Iran akan membuat musuh menyesal atas tindakan bodohnya. Ia menyatakan:
Baca juga: Badan Nuklir Iran: Tidak Ada Radiasi yang Dilaporkan di Natanz setelah Serangan Israel
“Hari ini, bangsa Iran lebih dari sebelumnya membutuhkan kebersamaan, kepercayaan, empati, persatuan, dan kesatuan. Dengan pertolongan Allah Yang Maha Kuasa dan dengan semangat luhur ini, bangsa Iran akan memberikan balasan yang keras, bijaksana, dan kuat atas kejahatan rezim penjajah.”
Isi lengkap pesan Presiden adalah sebagai berikut:
“Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu, dan mereka sedikit pun tidak mengubah janjinya.”
(QS. Al-Ahzab: 23)
Salam dan penghormatan kepada bangsa Iran yang tercinta dan pemberani,
Tengah malam tadi, kita menyaksikan agresi brutal dari rezim kriminal Zionis terhadap Teheran dan kota-kota lain di negara ini yang menyebabkan kesyahidan sejumlah anak-anak dan perempuan, sekelompok warga sipil tak berdosa, para komandan militer, dan ilmuwan nuklir.
Tindakan biadab ini, yang jelas-jelas bertentangan dengan semua komitmen internasional, membuktikan watak kriminal rezim Zionis ilegal yang keberadaannya dibangun di atas penjajahan, agresi, dan pembunuhan anak-anak.
Serangan semalam telah menegaskan kepada seluruh dunia kebenaran klaim Republik Islam Iran selama bertahun-tahun, bahwa agresi dan kejahatan telah menjadi bagian dari hakikat rezim Zionis.
Tentu saja, bangsa Iran dan para pejabat negara tidak akan tinggal diam terhadap kejahatan ini, dan respons sah dan kuat dari Republik Islam Iran akan membuat musuh menyesali tindakan bodohnya.
Sebagaimana dikatakan oleh Imam besar kita:
“Setiap panji yang jatuh dari tangan seorang komandan tangguh, akan diangkat oleh komandan lain dan dibawa kembali ke medan pertempuran.”
Republik Islam Iran, sebagaimana telah menunjukkan upayanya yang maksimal demi perdamaian dan ketenangan di dunia dan kawasan, serta kesiapan penuh untuk melakukan dialog panjang demi meyakinkan dunia akan komitmennya terhadap perdamaian, juga akan bertindak tegas dalam merespons agresi dan membela kedaulatan negara.
Di sini saya meminta bangsa Iran yang mulia dan pemberani untuk menjaga persatuan, solidaritas, dan empati, serta menghindari mempercayai rumor dan berita tidak benar yang akan disebarkan dalam perang psikologis musuh. Saya juga mengajak untuk terus mendukung dan percaya kepada para pejabat, agar negara kita bisa melewati masa sulit ini dengan kekuatan yang lebih besar.
Baca juga: Israel Serang Tehran dan Fasilitas Nuklir Iran
Saya juga meyakinkan rakyat bahwa pemerintah Republik Islam Iran akan terus melayani rakyat dengan sepenuh hati dan sekuat tenaga, dan tidak akan ada gangguan dalam kehidupan publik yang sedang berlangsung.
Hari ini, bangsa Iran lebih dari kapan pun sebelumnya membutuhkan kebersamaan, kepercayaan, empati, dan persatuan, dan dengan semangat luhur ini serta pertolongan Allah Yang Maha Kuasa, bangsa ini akan memberikan jawaban yang keras, bijaksana, dan kuat terhadap kejahatan rezim penjajah, yang hari ini menjadi entitas paling dibenci di mata opini publik dunia, rakyat kawasan, dan bangsa Iran. Dengan bimbingan dan kepemimpinan Panglima Tertinggi, kita juga akan melewati medan sulit ini dengan kehormatan dan kebanggaan.


