Teheran, Purna Warta – Mimpi untuk menundukkan Iran akan gagal, tegas Presiden Iran Masoud Pezeshkian, dengan alasan bahwa sanksi dijatuhkan karena Iran menolak tunduk pada penghinaan.
Baca juga: Iran Protes Langkah PBB Terkait Resolusi Snapback sebagai Tindakan Ilegal
Berbicara dalam upacara peringatan Hari Pemadam Kebakaran pada hari Senin, Pezeshkian menolak tekanan dan sanksi asing yang bertujuan memaksa Iran tunduk.
“Mereka ingin memberi sanksi kepada kami karena kami tidak akan tunduk kepada mereka, karena kami tidak akan dipermalukan,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa gagasan untuk menundukkan Iran dan rakyatnya “hanyalah mimpi dan fantasi.”
Mengecam pemerintah Barat yang mengkampanyekan hak asasi manusia dan demokrasi, presiden mengkritik standar ganda mereka terkait Gaza. Ia mengatakan rezim Zionis yang telah lama mendestabilisasi kawasan tersebut belum pernah sekalipun dikenai sanksi atau dikutuk oleh Dewan Keamanan PBB karena AS berulang kali menggunakan hak vetonya.
“(Klaim) hak asasi manusia, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan UNESCO ini — semuanya hanyalah kebohongan, karena orang-orang tak berdosa terbunuh di depan mata mereka, dan Israel menyerang negara mana pun yang diinginkannya tanpa biaya,” ujarnya.
Baca juga: Presiden Iran: Iran Akan Melanjutkan Jalan Ketangguhan dan Martabat
Pezeshkian mengecam beberapa aktor internasional yang mencoba memaksa Iran untuk tunduk, menegaskan bahwa membayangkan kapitulasi semacam itu pun mustahil baginya.
Menutup sambutannya, presiden menegaskan kembali tekad pemerintah untuk melindungi martabat nasional dan menjalankan kebijakan yang menjaga kemerdekaan dan kesejahteraan negara.


