Prancis Memperingatkan Dampak Ekonomi Perang Ukraina dan Timur Tengah terhadap Rumah Tangga

Paris, Purna Warta – Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengatakan pada hari Rabu bahwa perang di Ukraina dan Timur Tengah semakin membebani keuangan rumah tangga dan perekonomian secara lebih luas.

“Kita tidak boleh menyembunyikan dari rakyat Prancis dampak dari dua perang yang kita alami, Ukraina, di satu sisi… dan Timur Tengah, di sisi lain,” kata Lecornu kepada Senat, seperti dilaporkan oleh Anadolu Agency.

Ia mengatakan semakin lama konflik berlanjut, semakin besar dampaknya dirasakan “terutama di dompet rakyat Prancis dan, secara lebih luas, di seluruh perekonomian kita”.

Menggambarkan situasi tersebut sebagai “krisis harga”, Lecornu mengatakan hal itu didorong oleh inflasi impor daripada kekurangan produksi, dengan gangguan pada transportasi maritim dan negosiasi yang terhenti mendorong harga pasar lebih tinggi.

“Ini adalah krisis yang memengaruhi transportasi maritim… negosiasi… terhenti dan hanya sedikit kemajuan yang dicapai,” katanya.

Ia juga membahas perdebatan tentang keuntungan di sektor energi, memperingatkan agar tidak mengkritik TotalEnergies sambil mengangkat isu redistribusi.

“Jika ada keuntungan yang luar biasa, hal itu menimbulkan pertanyaan tentang redistribusi,” katanya, menambahkan bahwa masalah ini harus didekati secara objektif.

Lecornu memperingatkan bahwa krisis akan berlanjut.

“Krisis yang kita alami ini serius dan akan berlangsung lama,” katanya.

Ia menekankan bahwa pemerintah “tidak akan meninggalkan siapa pun”, menambahkan bahwa langkah-langkah dukungan yang ditargetkan akan terus berlanjut untuk sektor-sektor yang terkena dampak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *