Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Teheran telah menjalankan program nuklir dengan cara yang “sepenuhnya transparan” dan siap untuk inspeksi apa pun terhadap fasilitasnya.
Baca juga: Iran: AS Dorong Israel Dapatkan Impunitas Maksimal lewat Serangan Biadab ke Hakim ICC
Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut selama pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Kazakhstan, Murat Abugaliuly Nurtileu, di Teheran pada Sabtu.
“Alasan mengenai program nuklir damai Iran dikemukakan, sementara kami telah berulang kali menyatakan secara eksplisit—dan menunjukkan dalam praktik—bahwa kami tidak pernah berusaha, dan tidak akan pernah berusaha, untuk memproduksi senjata nuklir atau senjata pemusnah massal,” katanya.
Presiden Pezeshkian menegaskan kembali bahwa Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) telah berulang kali memverifikasi sifat damai program nuklir Iran.
Sementara Iran tetap terbuka untuk inspeksi, ia tidak akan pernah menerima perampasan pengetahuan, teknologi, dan pencapaian ilmiah, Pezeshkian menekankan.
Ia menambahkan bahwa Iran tidak akan membiarkan orang lain membuat keputusan tentang masa depan dan takdir bangsa Iran.
“Republik Islam Iran selalu siap untuk terlibat dalam wacana yang wajar tetapi tidak akan pernah menerima intimidasi,” Pezeshkian menegaskan.
Di bagian lain sambutannya, presiden menyinggung hubungan persaudaraan Iran dengan negara-negara Muslim dan mengatakan Teheran siap bekerja sama dengan semua negara Muslim, termasuk Kazakhstan, untuk mencapai kemajuan, kemakmuran, dan pembangunan berkelanjutan.
Ia mencatat bahwa Iran siap memperluas hubungan dengan Kazakhstan di semua bidang, mengingat kesamaan budaya dan sejarah serta pandangan umum kedua negara.
“Masa depan hubungan timbal balik bergantung pada tekad dan keinginan bersama untuk membangun masa depan yang cerah berdasarkan perdamaian, keamanan, dan kemakmuran bagi kawasan dan dunia,” tegas presiden.
Baca juga: Menlu Iran dan Kazakhstan Desak Konsultasi Lebih Lanjut tentang Isu Regional dan Global
Nurtileu, pada bagiannya, menyatakan tekad kuat negaranya untuk meningkatkan hubungan dengan Iran di sektor politik dan ekonomi serta kerja sama regional.
Ia menyampaikan pesan tertulis dari presiden Kazakhstan kepada Pezeshkian dan menyatakan harapan bahwa pesan tersebut akan membuka babak baru dalam hubungan antara kedua negara.
Menteri luar negeri Kazakhstan mengatakan negaranya menghormati sikap Iran yang berprinsip dan bijaksana terhadap kegiatan nuklir damai dan haknya yang sah untuk menggunakan teknologi nuklir damai.


