Teheran, Purna Warta – Menlu Iran dan Kazakhstan menyerukan konsultasi lanjutan tentang perkembangan regional dan global. Dalam pertemuan di Teheran pada Sabtu, Menlu Abbas Araghchi dan mitranya dari Kazakhstan, Murat Abugaliuly Nurtileu, menekankan pentingnya saling mendukung inisiatif dan hak di badan internasional.
Baca juga: Iran: Sanksi Baru AS Bukti Dalamnya Permusuhan Washington terhadap Iran
Menlu Araghchi mengatakan bahwa Iran berkomitmen untuk menjalankan kebijakan bertetangga baik dengan semua negara di kawasan, termasuk Kazakhstan.
Ia menambahkan bahwa Teheran dan Astana harus memanfaatkan potensi besar mereka untuk meningkatkan kerja sama di sektor ekonomi, perdagangan, transportasi, dan budaya.
Menteri luar negeri Iran mencatat bahwa pertemuan komite ekonomi gabungan antara kedua negara akan segera berlangsung di Astana. Ia menyatakan harapan bahwa kedua pihak akan memanfaatkan kesempatan untuk mengeksplorasi cara-cara untuk memperkuat kolaborasi di berbagai bidang.
Araghchi lebih lanjut menyoroti bahwa Iran dan Kazakhstan adalah anggota Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), Organisasi Kerja Sama Ekonomi (ECO), dan Konferensi tentang Interaksi dan Langkah-Langkah Membangun Kepercayaan di Asia (CICA), dan berbagi posisi yang sama tentang isu-isu yang terkait dengan Laut Kaspia.
Oleh karena itu, kedua negara perlu meningkatkan koordinasi dan kerja sama di lingkungan regional, katanya. Nurtileu, yang juga wakil perdana menteri Kazakhstan, mengatakan negaranya bertekad untuk meningkatkan hubungan dengan Iran, mengingat kapasitas bilateral yang sangat besar.
Baca juga: Jemaah Haji Melaksanakan Ritual Haji Terakhir di Mina dan Mekkah
Di akhir pertemuan, Araghchi dan Nurtileu menandatangani nota kesepahaman untuk kerja sama di bidang arsip diplomatik.
Pada hari Sabtu, menteri luar negeri Kazakhstan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian tentang program nuklir damai Iran dan promosi hubungan timbal balik.


