Menlu Iran: Iran Sangat Sensitif Terkait Aksesnya ke Rute Transit

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menekankan pentingnya akses Iran yang tak terbatas ke rute transit. Menlu Iran mengatakan dalam sebuah unggahan di akun Instagram-nya bahwa ia telah mengadakan pertemuan terpisah dengan Wakil Menteri Luar Negeri Armenia dan Utusan Khusus Kementerian Luar Negeri Rusia untuk Urusan Kaukasus pada hari Rabu.

Baca juga: Menlu Iran Menepis Kekhawatiran Perang

“Isu-isu internasional, dengan fokus pada perkembangan politik di kawasan Kaukasus, dibahas dalam pertemuan-pertemuan tersebut,” kata Araqchi.

“Saya tegaskan sekali lagi bahwa meskipun Republik Islam Iran mendukung terciptanya perdamaian dan stabilitas dalam hubungan antarnegara tetangga, Republik Islam Iran memberikan perhatian khusus pada pemeliharaan stabilitas geopolitik kawasan dan kepentingan nasionalnya, serta akan menunjukkan kepekaan khusus terhadap setiap rencana atau proyek yang dapat membatasi akses negara kami ke rute-rute tersebut atau pemenuhan kepentingannya,” tambah Menlu.

Baca juga: OKI Kecam Rencana Israel Bangun Unit-unit Permukiman Baru di Tepi Barat

Dalam percakapan telepon dengan mitranya dari Armenia pada hari Selasa, Araqchi menanggapi perjanjian yang ditengahi AS tentang pembentukan koridor yang dirancang untuk menghubungkan Republik Azerbaijan dengan Nakhchivan dan memberikan AS hak sewa pengembangan selama 99 tahun untuk rute tersebut di Armenia selatan.

Ia menekankan bahwa koridor transportasi yang baru diusulkan sebagai hasil perjanjian damai antara Armenia dan Republik Azerbaijan tidak boleh menghalangi kemampuan Iran untuk mengakses rute transit lainnya.

Setiap perjanjian atau rencana pembentukan koridor harus mematuhi persyaratan stabilitas dan keamanan di negara-negara kawasan, ujar Araqchi kepada mitranya dari Armenia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *