Menlu Iran Menepis Kekhawatiran Perang

Teheran, Purna Warta – Menlu Iran Abbas Araqchi mengatakan prospek perang yang akan datang masih rendah, seraya menekankan bahwa pasukan militer Iran sepenuhnya siap menghadapi skenario apa pun.

Baca juga: OKI Kecam Rencana Israel Bangun Unit-unit Permukiman Baru di Tepi Barat

Dalam wawancara yang disiarkan langsung dengan televisi pemerintah Iran saat berkunjung ke kota suci Karbala di Irak pada Kamis malam, Menlu Iran mendesak kehati-hatian terhadap upaya musuh untuk mempertahankan Iran dalam keadaan perang.

Meskipun kemungkinan perang melawan negara mana pun ada dengan probabilitas yang bervariasi, upaya harus dilakukan untuk mencegah musuh memanipulasi opini publik Iran, ujarnya.

Menekankan perlunya Angkatan Bersenjata dan pemerintah Iran untuk menjaga kesiapsiagaan dalam segala situasi, Araqchi mengatakan, “Berbicara sebagai pakar hubungan internasional, saya tidak melihat prospek perang yang akan segera terjadi.”

Menteri Luar Negeri menyatakan bahwa kesiapan perang merupakan faktor utama yang mencegahnya.

Sementara rezim Zionis melancarkan perang agresi terhadap Iran pada 13 Juni dan menyerang wilayah militer, nuklir, dan permukiman Iran selama 12 hari, AS turun tangan dan melancarkan serangan militer terhadap tiga lokasi nuklir di Natanz, Fordow, dan Isfahan Iran pada 22 Juni.

Baca juga: Sudan Selatan Bantah Adakan Perundingan dengan Israel Mengenai Relokasi Paksa Warga Palestina

Pasukan militer Iran melancarkan serangan balasan yang dahsyat segera setelah agresi tersebut. Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam melancarkan 22 gelombang serangan rudal balasan terhadap rezim Zionis sebagai bagian dari Operasi Janji Sejati III yang menimbulkan kerugian besar di kota-kota di wilayah pendudukan.

Selain itu, sebagai tanggapan atas serangan AS, angkatan bersenjata Iran meluncurkan gelombang rudal ke pangkalan udara al-Udeid di Qatar, pangkalan militer Amerika terbesar di Asia Barat. Gencatan senjata yang mulai berlaku pada 24 Juni menghentikan pertempuran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *