Larijani: Iran Bukan Tipe yang Mudah Menyerah

Teheran, Purna Warta – Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menepis ancaman perang terhadap negaranya, dengan mengatakan bahwa Iran bukan tipe orang yang mudah menyerah.

Baca juga: Iran Kecam Sanksi Ilegal Pemerintah Inggris

Dalam wawancara mendetail dengan Khamenei.ir, Larijani, yang juga menjabat sebagai perwakilan Pemimpin di dewan tersebut, berpendapat bahwa negosiasi akan membuahkan hasil ketika pihak lawan menyadari bahwa perang tidak ada gunanya dan berusaha menyelesaikan masalah melalui diplomasi.

“Tetapi jika berniat menggunakan negosiasi sebagai dalih untuk [perang] lain, maka ini bukanlah negosiasi yang tepat,” ujarnya, merujuk pada perang Israel-AS melawan Iran pada bulan Juni.

Larijani menyatakan bahwa syarat untuk mengadakan negosiasi yang sesungguhnya adalah pihak lawan meninggalkan taktik tekanannya dengan tujuan membuat Iran menyerah dan menyadari bahwa “Iran Bukan Tipe yang Mudah Menyerah”

Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 13 Juni. Washington juga bergabung dalam perang Israel dan mengebom tiga fasilitas nuklir utama Iran dengan dalih mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Perang dihentikan pada 24 Juni setelah Israel dipaksa menghentikan agresinya secara sepihak.

Dalam wawancara tersebut, Larijani juga menceritakan peristiwa-peristiwa penting selama periode gencatan senjata dengan rezim Israel dan membahas tantangan yang dihadapi Republik Islam.

Baca juga:  Utusan Iran: Pezeshkian dan Lukashenko Tugaskan para Menlu untuk Jajaki Fasilitasi Visa

Ia menguraikan bagaimana isu-isu ini dikelola, mulai dari negosiasi nuklir dan tanggung jawab Dewan Keamanan Nasional Tertinggi hingga hal-hal yang berkaitan dengan front perlawanan, mekanisme “snapback”, dan perjanjian Armenia-Azerbaijan.

Larijani juga menyoroti upaya untuk memperbaiki kekurangan pertahanan dan memperkuat kemampuan militer ofensif Iran, sembari menilai peran arus politik dan media.

Ia menekankan bahwa prioritas utama negara tetaplah penyelesaian masalah rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *