Teheran, Purna Warta– Duta Besar Republik Islam Iran untuk Belarus, Alireza Sanei, mengatakan bahwa Presiden Masoud Pezeshkian dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko telah menginstruksikan para menteri luar negeri mereka untuk menjajaki cara-cara memfasilitasi penerbitan visa.
Baca juga: Pasukan Intelijen Hancurkan Tim Teroris di Timur Iran
Untuk memastikan kelayakan penerbangan langsung Teheran-Minsk, Sanei mengatakan kepada IRNA pada hari Jumat bahwa Pezeshkian dan Lukashenko telah menginstruksikan para menteri luar negeri mereka untuk menjajaki fasilitasi visa.
Arahan yang dikeluarkan selama pembicaraan hari Rabu tersebut bertujuan untuk meningkatkan pariwisata dan pertukaran antarmasyarakat, sekaligus menjawab kebutuhan mendesak akan prosedur visa yang disederhanakan agar rute tersebut berkelanjutan secara ekonomi.
Baca juga: Araqchi Berikan Penghormatan kepada Dokter dan Tenaga Kesehatan di Tengah Tantangan
Utusan Iran: Pezeshkian dan Lukashenko menugaskan para Menlu untuk menjajaki fasilitasi visa
Delegasi Iran menandatangani 12 perjanjian kerja sama dengan Belarus pada 20 Agustus 2025 di Minsk.
Sanei membantah laporan terbaru tentang pembatalan visa bagi wisatawan Iran, dan menekankan bahwa kementerian luar negeri secara aktif berupaya mencapai kesepakatan yang menguntungkan, berdasarkan perjanjian tahun 2022 yang mengizinkan maskapai penerbangan Iran untuk mengoperasikan penerbangan langsung ke Belarus.
Pernyataan utusan tersebut muncul dua hari setelah Pezeshkian mengunjungi Minsk dalam perjalanan kedua yang sebelumnya membawanya ke Armenia. Selama kunjungannya, Republik Islam Iran dan Belarus menandatangani 12 perjanjian kerja sama dan pernyataan bersama tentang isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.


