Israel Mengakui Lebih dari 120 Terluka Akibat Serangan Balasan Iran dalam 24 Jam Terakhir

24 ours

Beirut, Purna Warta – Menurut pemberitaan Al Ahad, mengutip pernyataan kementerian pada Senin, setidaknya 124 pemukim terluka setelah angkatan bersenjata Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke target militer Israel.

Kementerian Israel juga menyebut bahwa setidaknya 1.369 orang telah dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan sejak pasukan Iran mulai melancarkan serangan balasan terhadap Israel pada akhir Februari.

Angka korban terbaru ini dirilis di tengah hampir total penutupan informasi yang diberlakukan Israel terhadap liputan media terkait kerusakan akibat serangan rudal dan drone Iran yang kuat.

Kabinet Israel mengumumkan langkah-langkah sensor khusus yang membatasi laporan tentang kerusakan akibat serangan Iran, yang menurut pejabat rezim dapat mengekspos kerentanan infrastruktur militer Israel.

Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari dalam aksi agresi tanpa provokasi, membunuh Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dan menargetkan lokasi-lokasi di seluruh negeri, termasuk sekolah, rumah sakit, dan kompleks olahraga.

Iran merespons dengan meluncurkan rudal dan drone ke target di wilayah yang diduduki Israel serta ke pangkalan-pangkalan Amerika di seluruh kawasan.

Ratusan warga sipil, termasuk sejumlah besar perempuan dan anak-anak, telah menjadi martir sejak pasukan AS dan Israel mulai mengebom kota-kota Iran.

Para ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan tegas mengecam perang yang sedang berlangsung antara AS-Israel melawan Iran sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.

Dalam pernyataan bersama, para ahli menekankan bahwa serangan tersebut ilegal menurut hukum internasional dan merupakan tindakan agresi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *