IRGC Tembak Jatuh Dua Drone Musuh, Hantam 80 Target Israel dalam Gelombang Serangan Baru

IRGC

Tehran, Purna Warta – Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengumumkan bahwa mereka telah menembak jatuh dua drone canggih Israel di langit ibu kota Tehran dan provinsi tetangganya, Alborz Province, serta menyerang 80 lokasi Israel dalam gelombang baru operasi balasan mereka.

Menurut pernyataan IRGC, unit pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menembak jatuh drone Israel jenis Orbiter drone di atas Tehran pada pukul 23.50 waktu setempat (20.20 GMT) pada Rabu malam.

Sebuah drone Israel lainnya jenis Hermes drone juga berhasil ditembak di langit wilayah Nazarabad County.

Kedua pesawat tanpa awak tersebut dilaporkan membawa persenjataan dan berhasil dihancurkan sebelum sempat melakukan serangan terhadap target mereka di Iran.

Selain itu, sebuah rudal jelajah juga berhasil dicegat dan ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara canggih IRGC di wilayah Kuin County, di provinsi Qazvin Province di bagian utara-tengah negara tersebut.

Dalam pernyataan terpisah, IRGC mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas militer dan logistik jauh di dalam wilayah pendudukan.

Pasukan IRGC menargetkan 80 lokasi di wilayah pendudukan bagian selatan dan tengah, termasuk di Rishon LeZion, Ramla di kawasan tengah, Eilat di selatan, Ramat Gan dan Bnei Brak di timur Tel Aviv, serta Bat Yam dan Holon di selatan Tel Aviv.

Target-target yang telah ditetapkan tersebut diserang sebagai bagian dari gelombang ke-63 Operasi “Janji Sejati 4” (True Promise 4) dengan menggunakan rudal presisi berkepala ledak ganda serta drone kamikaze.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan agresi tanpa provokasi terhadap Iran pada 28 Februari dengan melakukan pembunuhan terhadap Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer senior, dalam pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara tersebut.

Musuh juga secara sengaja menargetkan infrastruktur sipil serta fasilitas energi Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *