Iran Sesalkan Penolakan DK PBB dan IAEA untuk Mengecam Serangan Israel

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyesalkan bahwa Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah menolak untuk mengutuk perang agresi rezim Zionis terhadap Iran.

Baca juga: Iran Minta IPU Tangguhkan Keanggotaan Israel 

Dalam percakapan telepon pada hari Senin, Araqchi dan mitranya dari Mesir Badr Abdelatty membahas perkembangan regional terbaru setelah penghentian agresi militer rezim Zionis terhadap Iran.

Araqchi menunjuk pada kecaman luas atas agresi Israel terhadap Iran oleh masyarakat internasional, khususnya negara-negara Islam dan organisasi regional utama.

Ia juga mengkritik dua badan internasional utama yang bertanggung jawab, yaitu DK PBB dan IAEA, atas penolakan mereka untuk mengutuk serangan Israel.

Menteri luar negeri menekankan upaya tegas Iran untuk mengidentifikasi para penyerang dan memperoleh ganti rugi, demikian dilaporkan situs web kementerian.

Sementara itu, Abdelatty menyambut baik berakhirnya agresi rezim Zionis dan menekankan upaya berkelanjutan Mesir untuk membantu meredakan ketegangan di kawasan tersebut, termasuk upaya untuk menetapkan gencatan senjata di Gaza.

Rezim Zionis melancarkan perang agresi yang tidak beralasan terhadap Iran pada 13 Juni. Rezim tersebut melancarkan serangan udara terhadap situs nuklir, militer, dan permukiman Iran yang mengakibatkan lebih dari 930 orang tewas, termasuk komandan militer tinggi, ilmuwan nuklir, dan warga sipil.

Baca juga: Iran Secara Resmi Menangguhkan Kerja Sama dengan IAEA

Pasukan militer Iran segera melancarkan serangan balik. Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam melancarkan 22 gelombang serangan rudal balasan terhadap rezim Zionis sebagai bagian dari Operasi True Promise III yang menimbulkan kerugian besar di kota-kota di seluruh wilayah pendudukan.

Gencatan senjata yang mulai berlaku pada 24 Juni menghentikan pertempuran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *