Iran Minta IPU Tangguhkan Keanggotaan Israel

Teheran, Purna Warta – Kepala delegasi Iran untuk Persatuan Antar-Parlemen meminta organisasi global tersebut untuk mengutuk agresi militer Israel terhadap Republik Islam dan menangguhkan keanggotaan rezim Zionis.

Baca juga: Iran Secara Resmi Menangguhkan Kerja Sama dengan IAEA

Dalam suratnya kepada Presiden IPU Tulia Ackson, Manoochehr Mottaki meminta organisasi parlemen nasional global untuk mengutuk perang agresi rezim Israel terhadap Iran.

Ia mengatakan IPU diharapkan mengutuk serangan Israel dengan tegas dan jelas sesuai dengan Pasal 2(4) Piagam PBB.

Pejabat Iran tersebut juga menekankan perlunya IPU untuk segera menangguhkan keanggotaan parlemen rezim Israel (Knesset) karena rezim Zionis jelas-jelas melanggar aturan dan regulasi persatuan tersebut serta Piagam PBB.

Mottaki juga mendesak agar isu agresi Israel dan Amerika terhadap kedaulatan Iran sebagai anggota IPU dimasukkan dalam agenda Sidang IPU berikutnya.

Ia selanjutnya meminta agar IPU mengambil tindakan hukuman dan pembatasan terhadap rezim Israel dan sponsor serta kaki tangannya, terutama AS, atas tindakan agresi terhadap Iran.

Pejabat itu kemudian menekankan perlunya IPU mengakui hak Iran yang tidak dapat dicabut untuk membela diri terhadap serangan brutal Israel sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB.

Mottaki akhirnya memperingatkan bahwa tidak adanya tindakan dan diam terhadap kejahatan Israel akan berarti pelanggaran terhadap prinsip-prinsip dasar keadilan, demokrasi, dan tanggung jawab internasional pemerintah, mengarah pada normalisasi kekerasan dan pelanggaran hukum, dan menimbulkan ancaman terhadap kedaulatan dan kemerdekaan negara-negara berdaulat dan entitas demokratis di dunia.

Rezim Zionis melancarkan perang agresi yang tidak beralasan terhadap Iran pada tanggal 13 Juni. Mereka melancarkan serangan udara terhadap fasilitas nuklir, militer, dan permukiman Iran yang mengakibatkan lebih dari 930 orang tewas, termasuk komandan militer, ilmuwan nuklir, dan warga sipil.

Baca juga: Menlu Iran: Iran Tidak Akan Menyerahkan Pengayaan

Pasukan militer Iran segera melancarkan serangan balik. Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam melancarkan 22 gelombang serangan rudal balasan terhadap rezim Zionis sebagai bagian dari Operasi True Promise III yang menimbulkan kerugian besar di kota-kota di seluruh wilayah pendudukan.

Gencatan senjata yang mulai berlaku pada tanggal 24 Juni menghentikan pertempuran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *